Prawira Bandung mengunci kemenangan atas Amartha Hangtuah Jakarta dengan skor 82-77 dalam lanjutan IBL 2021 seri ketiga, Minggu siang. Dengan penguasaan paint area yang baik, Prawira bisa berhasil memetik kemenangan ketujuh dalam 10 pertandingan.

Hangtuah yang sebelumnya sudah kalah tiga kali berturut-turut memberikan perlawanan sengit di kuarter pertama. Sampai sembilan menit pertandingan berlangsung, skor masih sama kuat 16-16. Lalu di menit-menit akhir kuarter pertama, Raymond Syariputra menambahkan dua poin. Prawira memimpin 18-16 di akhir kuarter pertama.

Memasuki kuarter kedua, Prawira mulai menguasai paint area. Firman Dwi Nugroho dan Pandu Wiguna bergantian meneror pertahanan Hangtuah. Firman mencetak sembilan poin, dan Pandu menambahkan delapan poin hingga kuarter kedua. Prawira unggul 38-31 saat kuarter kedua usai. Prawira mengumpulkan 20 poin dari paint area dan 11 poin dari kesempatan kedua (second chance).

Memasuki kuarter ketiga, Hangtuah bangkit di menit-menit akhir. Mereka bisa memotong keunggulan Prawira jadi sembilan poin saja (52-60). Momentum tersebut membuat pemain Hangtuah semakin bersemangat untuk memenangkan pertandingan. Saat kuarter keempat berjalan dua menit, Hangtuah bisa mendekat tiga poin (57-60). Setelah itu, pertandingan memanas. Di kuarter keempat, Prawira mampu menahan kebangkitan Hangtuah.

"Kami hanya ingin bermain dengan solid, belajar dari kekalahan kemarin. Kalau instruksi dari pelatih kami harus perbaiki defense dan mengurangi turnover," kata Firman Dwi Nugroho, pemain Prawira setelah pertandingan.

Firman mencetak 19 poin, disusul Abraham Damar Grahita dengan torehan 12 poin. Diftha Pratama dan M. Reza Fahdani Guntara sama-sama mencetak 10 poin. Sebaliknya, di tim Hangtuah ada Stevan Neno yang mencetak 28 poin dengan akurasi tripoin 6/10. Tapi performa Neno tidak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan. Hangtuah sudah kalah empat laga beruntun. (tor)

Foto: Hariyanto - IBL Indonesia

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern