Sebelum ada Draymond Green di era sekarang, NBA lebih dulu memiliki sederet pemain dengan “mulut besar.” Ron Artest atau Metta World peace mungkin jadi yang paling dekat dengan generasi Draymond. Kemudian ada juga Kevin Garnett hingga satu nama lain yang juga cukup terkenal karena mulut besarnya adalah Rasheed Wallace.

Pensiun sejak 2013 ternyata tak membuat Sheed (sapaan Rasheed) kehilangan karakternya sebagai mulut besar. Dalam sebuah wawancara terbarunya dengan Million Dollaz Worth of Game, Sheed tak sungkan menyampaikan pendapatnya ketika ia ditanya mengenai basket era sekarang. Pertanyaannya pun cukup spesifik, bagaimana Shee melihat LeBron James dan Kevin Durant jika bermain di eranya, apakah keduanya akan menjadi pemain yang tangguh atau justru salah dua yang lemah?

“LeBron mungkin akan bertahan dengan baik mengingat ia punya fisik yang baik. Ia mungkin salah satu pemain paling besar secara fisik di seluruh era. Saya rasa ia bertahan meski tak akan memiliki kesuksesan seperti sekarang. Semuanya benar-benar berbeda dahulu kala. Saya tidak merasa ia akan menjadi pemain yang sangat tangguh, tapi saya yakin ia bisa bertahan di era dulu,” terang pria yang kini menjabat sebagai asisten pelatih University of Memphis.

Pendapat yang berbeda ia utarakan ketika nama Kevin Durant disebut. “Di era itu? Saya tidak yakin Durant akan menjadi pemain seperti sekarang, pemain yang memiliki kesuksesan seperti sekarang. Sekarang, Anda semua bisa menyebut Durant sebagai monster. Namun, Anda harus melihat bahwa di era lama, kita banyak melihat permainan pos (post play). Durant tak akan bertahan dengan itu. Dulu, gim berjalan dengan skema inside-out, sekarang outside-in, ini perbedaan besar untuk Durant,” pungkasnya.

Secara garis besar, sebenarnya mayoritas pemain yang bermain di era 80 dan 90-an memang memiliki kepercayaan bahwa era mereka dahulu jauh lebih keras dari era sekarang. Pendapat ini sebenarnya bisa dibilang benar adanya, namun perbedaan ini juga tak lepas dari perkembangan analisis dalam permainan basket itu sendiri.

Apa yang diungkapkan Sheed juga cukup obyektif, masih masuk akal ketimbang beberapa pensiunan lain yang terjebak di glorifikasi era dahulu. Sebagai penikmat, sebaiknya kita menikmati semua era yang sedang kita lalui. Karena masing-masing era memiliki keunggulannya masing-masing dan jika kita terlalu memuja era tertentu, peluang kita kehilangan keseruan era sekarang juga akan semakin besar. (DRMK)

Foto: Bleacher Report

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern