Badan Kevin Durant Lebih Berisi

| Penulis : 

Setelah memenangkan medali emas Olimpiade 2020 Tokyo bersama timnas Amerika Serikat, Kevin Durant tidak muncul lagi di media. Tampaknya selama bulan Agustus hingga awal September ini dihabiskan untuk menambah masa ototnya. Karena foto-foto terbaru bintang Brooklyn Nets tersebut mengejutkan semua penggemar NBA. Durant diprediksi lebih berbahaya musim depan.

Durant selama ini dikenal sebagai pemain setinggi 2,1 meter, dengan berat bada 110 kilogram. Tetapi badannya terlihat kurus, karena tipe ototnya yang kering. Meski demikian, Durant sangat berbahaya saat menembus pertahanan lawan. Dia juga sangat kuat saat berebut rebound dengan lawan-lawan yang berbadan lebih besar.

Tampaknya musim depan, Durant tidak bisa lagi disebut sebagai "Slim Reaper". Diduga, pemain berusia 32 tahun melakukan program penambahan berat badan dan otot selama libur kompetisi. Sebab, Durant baru-baru ini muncul dengan badan lebih berisi saat dirinya berlatih di Sports Academy. Transformasi ini membuat kagum penggemar NBA.

(Sumber foto: Sports Academy)

Memang fisiknya sekarang tidak sebesar LeBron James, atau Giannis Antetokounmpo. Namun setidaknya Durant terlihat lebih besar. Lengannya lebih tebal dibanding musim lalu. Otot yang lebih besar memang diperlukan Durant untuk lebih kuat lagi dalam penguasaan bola. Perubahan tersebut dianggap sebagai kabar baik bagi penggemar Nets. Sebab, kalau Durant lebih kuat secara fisik, tanpa kehilangan sentuhannya, maka dia akan lebih berbahaya musim depan.

Namun perubahan drastis tersebut memancing media bereaksi. Menurut ESPN, transformasi tersebut membuat Durant akan jadi incaran liga untuk melakukan tes doping. Semuanya tentu berharap Durant tidak memakai zat-zat yang dilarang untuk menambah massa ototnya. (tor)

Foto: Sports Academy

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern