Frank Vogel sebagai kepala pelatih Los Angeles Lakers ternyata tidak suka dengan komentar-komentar yang muncul terkait usia pemainnya. Meski sudah terbilang senior, para pemain Lakers masih tampil di level tertinggi. Sementara, pensiunan NBA, Vince Carter juga mendukung pernyataan Vogel tersebut.

Vogel mengungkapkan isi hatinya di podcast Lakeshow. Dalam obrolan tersebut, dia menyebutkan bahwa banyak pengamat meningatkan bahwa timnya merupakan kumpulan "pemain tua". Ternyata Vogel tidak suka dengan sebutan tersebut. Dia yakin bahwa Lakers punya roster yang hebat.

"Mereka bilang tim kami sudah tua. Saya tidak suka dengan sebutan itu," ungkap Frank Vogel. "Mereka ini pemain hebat. Pemain yang masih bisa bermain di level tertinggi. Saya rasa beberapa dari mereka memang punya perkembangan karier yang lambat. Tapi, bila seorang pemain masih bisa tampil di level tertinggi, usia bukan ukuran."

(Sumber foto: Sportsnet)

Pernyataan Vogel ternyata sampai juga di telinga Vince Carter. Pensiunan NBA yang aktif menjadi pemain sejak 1998 hingga 2020. Carter kagum dengan keberanian Vogel yang menyangkal anggapan bahwa pemain Lakers sudah tua. Menurutnya, di NBA itu usia bukan sebuah halangan.

"Saya senang mendengarnya. Saya senang dia (Frank Vogel) mengungkapkan kenyataan. Saya sudah mengatakan itu selama bertahun-tahun bahwa kami tidak melihat usia. Kami melihat permainannya. Karena mereka masih bisa bermain bagus, tanpa memandang usia," kata Carter dalam acara The Jump.

Carter menjadi salah satu bukti bahwa usia bukan halangan di NBA. Karena dia masih aktif bermain hingga umur 40 tahun. Pemain berjuluk "Vinsanity " tersebut tampil selama 22 musim di liga. Kalau saja Carter masih aktif, dia mungkin akan bergabung dengan LeBron James dan kawan-kawan musim ini. (tor)

Foto: The Athletic

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern