Stephen Curry adalah rival paling anyar untuk LeBron James. Di awal kariernya, LeBron menghadapi sederet legenda seperti mendiang Kobe Bryant, Paul Pierce bersama Boston Celtics, trio San Antonio Spurs, hingga akhirnya sampai pada Curry dan Golden State Warriors.

Melihat panjangnya perjalanan karier LeBron yang kini akan memainkan musim ke-19 nya, Curry sebagai rival pun angkat topi. Kepada ESPN, Curry mendaku bahwa apa yang LeBron lakukan selama ini benar-benar luar biasa dan selayaknya mendapat apresiasi tinggi.

"Melihat panjangnya perjalanan karier LeBron, ia seolah sedang membuat standar yang tinggi untuk semua pemain NBA," buka Curry. "Mari bicara jujur, LeBron sekarang sudah memainkan 18 musim kan? Lalu ia melaju ke final sembilan kali beruntun, itu adalah hal luar biasa. Belum lagi catatan individu lain yang tak terhitung."

"LeBron seolah sudah memiliki visi untuk bagaimana mempertahankan dominasinya selama ia bisa, semacam membayangkan apa yang akan terjadi di masa datang. Dari sana, Anda bisa tahu apa yang harus Anda kembangkan untuk ke sana, apa yang harus Anda lakukan di jeda musim. Utamanya bagaimana cara menjaga kondisi fisik dan mental Anda. Semuanya seimbang, di dalam atau di luar lapangan," pungkasnya.

Ya, membaca, mendengar, bahkan melihat langsung segala yang LeBron lakukan selama ini, utamanya di usianya yang semakin senja memang luar biasa. Ia mentransformasikan dirinya menjadi pemain yang serba bisa. Baru dua musim lalu LeBron berperan sebagai fasilitator tim dan langsung memimpin NBA untuk asis.

Ia pun yang dulu dikenal sebagai pemain eksplosif dengan terobosan-terobosan ke ring, kini tak canggung menembak dari jarak yang hampir setengah lapangan. LeBron terus berevolusi, mengikuti usia dan perkembangan liga sendiri dan hal itu memang layak mendapatkan apresiasi dari seluruh pihak, tak terlepas dari rivalnya sendiri. (DRMK)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern