Klub Washington Wizards berdiri sejak 1961. Sepanjang perjalanan mereka hingga sekarang, klub tersebut hanya sekali meraih gelar juara. Itu di era kepemimpinan Bob Ferry. Kini manajer legendaris Wizards tersebut sudah tutup usia. 

Bob Ferry mengawali karir sebagai pemain NBA mulai tahun 1959. Dia pernah berseragam St. Louis Hawks (1959-1960), Detroit Pistons (1960-1964), dan terakhir Baltimore Bullets (1964-1968). Baltimore Bullets merupakan nama ketiga dari klub Washington Wizards. 

Bob Ferry muda. (Sumber foto: People)

Setelah pensiun, Ferry menjadi manajer Bullets mulai tahun 1973 hingga 1990. Dalam kurun waktu 17 tahun tersebut, Wizards masuk playoff sebanyak 13 kali, dan menjadi juara di tahun 1978. Di partai final, Bullets menang 4-3 atas Seattle SuperSonics. Ferry memenangkan penghargaan Executive of the Year di tahun 1979 dan 1982. 

Tim Washington Bullets juara NBA 1978. (Sumber foto: nba.com)

Salah satu warisan Ferry untuk NBA adalah mempekerjakan pelatih kulit hitam. Sebagai manajer, Ferry menunjuk KC Jones pada tahun 1973, dan Wes Unseld Sr. pada tahun 1988. Ferry dikenal sebagai seorang manajer yang peduli terhadap keadilan sosial. Jadi saat Ferry meninggal pada Rabu, Rabu, 27 Oktober 2021, banyak tokoh NBA merasa kehilangan. Termasuk dari keluarga besar Washington Wizards. 

"Bob dan keluarganya sayang kepada orang tua saya, keluarga Unseld, organisasi Wizards, dan kami hanya ingin mendoakan yang terbaik untuk dia dan keluarganya, dan menjaga mereka dalam pikiran dan doa kami," kata pelatih Wizards Wes Unseld Jr., dikutip dari ESPN.

Saat Bob Ferry menjadi manajer, Wizards ada di masa kejayaannya. Kemudian sepeninggalan Ferry, dan ketika nama mereka berubah menjadi Washington Wizards, mereka tidak pernah masuk final NBA lagi. Jangankan masuk final NBA, prestasi tertinggi Wizards hanya sampai di semifinal wilayah saja. (tor)

Foto: ESPN

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern