Phoenix Suns menang 118-97 atas New York Kincks di Madison Square Garden, Jumat malam, 26 November 2021, waktu Amerika Serikat. Lewat kemenangan tersebut, Suns mencatatkan rekor pertandingan 16-3, dengan 15 kali menang beruntun. Namun pertandingan selanjutnya tidak mudah. Mereka harus berhadapan dengan Brooklyn Nets. Pemimpin klasemen sementara Wilayah Timur. 

Kepala pelatih Nets, Steve Nash mengatakan bahwa dirinya kagum dengan keberhasilan Monty Williams. Pelatih Suns tersebut berhasil membangun karakter yang kuat. Musim lalu, Suns bisa tampil di Final NBA dengan rekor pertandingan musim reguler 51-21. 

"Banyak yang tersisa dari tahun lalu (dalam roster pemain). Mereka benar-benar menjalani musim yang hebat, dan puncaknya sampai ke final. Saya pikir Monty Williams pelatih yang luar biasa dalama membentuk karakter tim. Membangun keseimbangan yang hebat antara tim utama dan bangku cadangan. Semua pemain cocok satu sama lain. Sungguh tim yang sangat kuat. Buktinya, mereka bisa mencetak kemengan beruntun sepanjang itu," kata Nash, dikutip dari nba.com.

Nash memuji bukan lantaran dia semata-mata pemain legendaris Suns. Namun sejauh ini, Suns menjadi tim dengan rata-rata poin tertinggi kedua di NBA dengan catatan 112,3 poin per pertandingan. Tapi mereka yang terbaik dalam hal akurasi tembakan di dalam area busur dengan 47,9 persen. 

Devin Booker menjadi top skor di klubnya dengan rata-rata 23,1 poin per gim. Sementara DeAndre Ayton dan Chris Paul sama-sama membuat catatan yang fantastis. Ayton rata-rata mencetak 16,0 poin dan 11,8 rebound dengan akurasi tembakan 63,3 persen. Chris Paul menambahkan 14,1 poin dan 10,4 asis per gim (top asis sementara NBA 2021-2022). Melihat data-data tersebut, wajar kalau Steve Nash menganggap Suns sebagai ancaman.

Namun di balik kekaguman Steve Nash kepada Monty Williams, ternyata dia juga berhasil membangun tim yang kuat. Sejauh ini, Nets menjadi tim peringkat empat di liga dalam hal akurasi tembakan dengan 46,6 persen. Mereka menduduki peringkat pertama untuk tripoin dengan 37,7 persen. Kevin Durant menjadi pencetak poin terbanyak kedua di liga musim ini dengan catatan 28,2 poin per gim. James Harden menduduki peringkat kedua untuk asis dengan 9,2 asis per gim). Sedangkan Patty Mills berada di urutan kedua dalam hal persentase tripoin terbaik di liga (50,4 persen). 

"Saya pikir kepatuhan pemain terhadap strategi yang sudah dibuat, jadi kunci permainan kami. Kami terorganisir dengan baik. Sehingga apa yang kami buat sekarang benar-benar sesuai dengan strategi yang kami rencanakan," ungkap Nash.

Nash sendiri belum menemukan tim inti yang sesuai, setelah Kyrie Irving bermasalah. Sampai saat ini, Nash sudah membuat empat starting line-up yang berbeda. Namun pada laga melawan Suns nanti, Nash tidak bisa menurunkan Joe Harris (cedera pergelangan kaki), dan Bruce Brown (cedera hamstring). Padahal starter Nets dengan Harris dan Brown sudah menang semblian kali dalam 10 pertandingan. 

Nash sendiri punya alternatif starting five keempat musim ini. Menampilkan LaMarcus Aldridge di laga melawan Boston Celtics. Hasilnya mereka bisa menang 123-104 atas Celtics. Jadi kemungkinan besar starting five keempat ini yang bakal diturunkan di laga melawan Suns, di Barclays Center pada Sabtu malam, 27 November 2021, waktu setempat. (tor)

Foto: forbes

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern