Los Angeles Lakers sudah menjalani 34 pertandingan. Sejauh ini mereka menang 16 kali dan menelan 18 kekalahan. Sayangnya, dalam dua minggu terakhir mereka kalah lima laga berturut-turut, termasuk di pertandingan Hari Natal melawan Brooklyn Nets. Badai Covid-19 memang melanda tim ini, namun LeBron James heran, karena Golden State Warriors dan Phoenix Suns tidak terpengaruh dengan hal tersebut. 

LeBron kebingungan dan mencoba mencari penyebab kegagalan timnya akhir-akhir ini. Dia heran kenapa hanya Lakers yang merosot, padahal semua tim juga sedang mengalami krisis pemain karena Covid-19. Ditanya mengenai hal tersebut, LeBron malah membandingkan Lakers dengan Warriors dan Suns. Sebab bila menyalahkan absennya pemain, kedua tim juga mengalami hal yang sama. 

"Jelas, kekalahan beruntun ini adalah sesuatu yang tidak diinginkan oleh kami semua," kata LeBron usai pertandingan melawan Nets, dikutip dari ESPN. "Tapi tidak ada alasan untuk situasi ini. Orang-orang juga tidak akan kasihan dengan kami. Sebab kalau kami mengatakan bahwa kami kurang pemain, maka saya pikir, Golden State dan Phoenix juga dalam situasi yang sama. Mereka juga punya pemain yang masuk karantina. Tapi mereka baik-baik saja."

Dari pernyataan LeBron tersebut, dia merasa ada yang faktor lain yang menyebabkan performa timnya merosot. Faktor tersebut bukanlah kekurangan pemain. Warriors juga tampil tanpa pemain utama, seperti Klay Thompson dan James Wiseman belum bermain tahun ini. Jordan Poole, Andrew Wiggins, Damion Lee dan Moses Moody menjalani karantina. Sementara Andre Iguodala absen karena cedera lutut, dan terakhir Draymond Green masuk karantina karena Covid-19. 

Suns mungkin relatif lebih sehat sepanjang musim ini. Meski beberapa pemain juga harus dikarantina, termasuk bintang muda Devin Booker. Namun yang tidak bisa diterima LeBron adalah ketika Warriors dan Suns tetap bisa meraih hasil positif. Bahkan Warriors tetap bisa meraih kemenangan meski mereka mengandalkan pemain pengganti dari G League. 

Lakers masih berada di zona playoff saat ini, atau berada di peringkat tujuh klasemen sementara Wilayah Barat. Tapi bila performa mereka tetap seperti sekarang, maka sulit untuk melangkah lebih jauh. LeBron juga menyinggung soal chemistry tim Lakers. Menurutnya, saat mereka mencoba membangun chemistry, Lakers terhalang cedera dan Covid-19. 

Lakers sendiri mencoba mendongkrak prestasi dengan memanfaatkan pintu pemain tambahan, yang dibuka NBA ketika Covid-19 menyerang. Mereka merekrut Isaiah Thomas yang berstatus "free agent". Tapi kehadirannya dirasa kurang mampu meningkatkan performa Lakers. Sehingga manajemen Lakers tidak memperpanjang kontrak dengan Thomas. (tor)

Foto: International Bussiness Times

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern