Bumi Borneo Basketball Pontianak bangkit dari kekalahan. Mereka menundukkan Tangerang Hawks Basketball Club 72-53. Ini menjadi kemenangan ketiga Bumi Borneo dari 11 kali penampilan di musim pertama mereka.

Dalam pertandingan di Hall A Basket Senayan, Jakarta itu, Bumi Borneo menang dengan nyaman. Mereka mampu menjaga ritme pertandingan dan tidak memberi kesempatan Hawks untuk mengejar dan menyamakan kedudukan.

Produktivitas Bumi Borneo mencapai puncaknya usai paruh pertama pertandingan. Pada kuarter ketiga saja, mereka menghasilkan 23 poin. Ditambah 16 poin pada kuarter keempat.

Austin Mofunanya menjadi kunci permainan Bumi Borneo. Tampil selama 22 menit, dia menghasilkan total 20 poin dan enam rebund. Begitu halnya Randy Bell yang mencetak 13 poin, delapan rebound, dan tiga asis.

Pelatih Bumi Borneo Tondi Raja Syailendra mengungkapkan sejak awal mereka memang ingin menghentikan laju Richard David Ross Jr dan Tevanti Crump. Game plan tersebut berjalan. Ross menyumbangkan 13 poin dan delapan rebound untuk Hawsk. Sementara Crump hanya mencetak tujuh poin.

“Kami konsentrasi di defense dan tidak terlalu banyak menyesuaikan offense-nya. Yang penting bisa jaga tetap bagus saja. Kami main juga normal. Basanya attack dan defense dibikin tinggi, sekarang lebih normal,” ujar Tondi usai pertandingan.

Disisi lain pelatih Hawks Efri Meldi mengakui akurasi tembakan mereka tidak terlalu bagus.  Field goals mereka hanya 25 persen. Artinya dari 74 kali kesempatan, hanya 19 tembakan yang menjadi poin.

“Sebenarnya pertandingan berjalan sesuai dengan game plan. Tetapi akurasi tembakan memang sedang tidak bagus. Untuk tripoint saja, hanya dua yang berhasil dari 21 kali. Memang dari segi shotingnya yang nggak dapat,” tutur Meldi.

Ini menjadi kekalahan kedelapan secara beruntun bagi Hawks. Kemenangan terakhir mereka peroleh saat melawan Bali United Basketball 70-68 (10/1) lalu. Tantangan berikutnya, Hawks akan menghadapi finalis IBL 2021, Pelita Jaya Bakrie Jakarta pada Kamis (10/3) mendatang. (rag)

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern