Diana Taurasi Cedera Otot Paha, Lewatkan Sisa Musim Reguler

| Penulis : 

Laju Phoenix Mercury untuk lolos ke babak playoff makin berat. Kini hanya tersisa dua slot lagi setelah Dallas Wings memastikan posisi keenam pada Senin (8/8). Mercury harus berjuang merebut tiket playoff tanpa pemain utamanya, Diana Taurasi.

Dalam keterangan resmi klub Taurasi mengalami cedera otot paha. Lebih tepatnya mengalami cedera di bagian otot quadriceps. Cedera itu membuatnya absen di dua gim terakhir melawan Connecticut Sun (4/8) dan New York Liberty (6/8).

Dengan begitu Taurasi akan melewatkan tiga sisa musim reguler melawan Minnesota Lynx (10/8), Dallas Wings (12/8), dan Chicago Sky (14/8). Untuk menggantikan posisi Taurasi, Mercury mendatangkan Yvonne Turner.

Cobaan Mercury pada musim ini makin berat. Mereka harus kehilangan Brittney Griner yang ditahan atas kepemilikan minyak ganja di Rusia sejak Februari lalu. Yang terbaru Griner divonis sembilan tahun penjara. Kini Mercury bertahan di posisi kedelapan dengan rekor 14-19. Posisi tersebut masih belum aman.

Tim asuhan Vanessa Nygaard itu juga berpeluang kehilangan babak playoff. Praktis mereka mengandalkan Skylar Diggins-Smith, Diamond DeShields, Sophie Cunningham, dan Shey Peddy untuk bekerja lebih keras.

Jika Mercury berhasil lolos playoff pun, masih belum dipastikan apakah Taurasi bisa kembali lagi. Menjalani musim ke-18 dalam usia 40 tahun, Taurasi masih menjadi top skor sepanjang masa WNBA. Dia memiliki rata-rata 16,7 poin per gim, 3,9 asis, dan 3,4 rebound.

Taurasi merupakan lulusan University of Connecticut. Dia menjadi pilihan pertama WNBA Draft 2004. Bersama Mercury mereka telah meraih tiga cincin juara pada 2007, 2009, dan 2014. Taurasi menjadi pemain terbaik pada 2009, 10 kali terpilih WNBA All-Star, dan dua kali pemain terbaik final WNBA.

Taurasi juga belum memastikan karirnya musim depan. Dia belum membuat keputusan pensiun seperti Sue Bird dan Sylvia Fowles, yang gantung sepatu pada akhir musim ini. Tetapi dengan cedera dan rekor kekalahan Mercury itu bisa membuat Taurasi kembali lagi musim depan.

“Saat musim berakhir saya akan masuk free agent (agen bebas). Saya akan melihat apa yang terbaik. Saya tidak tahu apa itu sekarang. Seiring bertambahnya usia sebagai atlet, Anda mulai memikirkan tentang pendapat orang-orang terdekat,” kata Taurasi kepada ESPN pada bulan lalu. (rag)

Foto: CBS Sports

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern