Warriors Terancam Kehilangan Manajer Umum Bob Myers

| Penulis : 

Negosiasi perpanjangan kontrak Golden State Warriors dengan Manajer umum Bob Myers menemui jalan buntu sejak bulan lalu. Dalam laporan terbaru The Athletic yang dirilis pada Rabu (25/1) waktu setempat, sumber internal Warriors bahkan memperkirakan hari-hari Myers dengan tim tersebut akan segera berakhir.

Kontrak Myers akan berakhir pada Juni mendatang. Ketidakpastian situasi Myers di Warriors karena kontraknya. Negosiasi tidak berhasil karena Myers ingin mendapatkan kompensasi dengan gaji yang sesuai dengan reputasinya. Myers dilaporkan percaya dia seharusnya berada dalam daftar atas eksekutif NBA dengan bayaran tertinggi.

Permintaan Myers masuk akal. Ia menjadi tokoh penting dalam dinasti Warriors sejak 2011. Ia memiliki hubungan baik dengan dengan pelatih Steve Kerr dan Stephen Curry serta Draymond Green. Myers juga menandatangani dua kontrak supermaksimal Curry dan baru-baru ini mengamankan perpanjangan Jordan Poole.

Selain itu Myers juga berada di belakang kesepakatan dengan Andre Iguodala, Kevin Durant, dan Andrew Wiggin yang menjadi poin penting dalam empat kemenangan Warriors dalam delapan musim terakhir. Terpilih dua kali sebagai NBA Executive of the Year (2015 dan 2017), Myers adalah aset Warriors.

Sebenarnya uang bukan isu utama bagi pemilik mayoritas Warriors, Joe Lacob. Sejak Warriors menjadi pesaing utama liga, mereka merupakan tim dengan gaji tertinggi di NBA. Musim ini mereka memiliki gaji pemain sebesar AS$189,5 juta. Warriors juga harus membayar pajak bawang mewah (luxury tax) sebesar AS$170,2 juta tahun ini.

Selain masalah kompensasi, ada kemungkinan lain Myers juga ingin mencari tantangan baru. Tim-tim lain yang dikaitkan dengan Myers (jika ia meninggalkan Warriors) adalah Washington Wizards, Phoenix Suns, hingga New York Knicks. Bahkan Los Angeles Clippers disebut sebagai kandidat paling potensial untuk merekrut Myers.

“Mereka (Clippers) memiliki pemilik terkaya di semua olahraga profesional yaitu Steve Ballmer, mantan CEO Microsoft berusia 66 tahun dengan kekayaan bersih AS$83 miliar, yang mengejar gelarnya sejak membeli tim pada 2014,” tulis The Athletic.

Foto: NBC Sports

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern