Mike Malone: Kami yang Menang, Lakers yang Dibicarakan

| Penulis : 

Denver Nuggets membuka jarak 2-0 usai memenangkan Gin 2 melawan Los Angeles Lakers dengan skor 108-103. Hal ini membuat Nuggets hanya butuh dua kemenangan lagi untuk melaju ke final pertama mereka sepanjang sejarah organisasi yang berdiri sejak 1967 ini. 

Usai kemenangan di Gim 2 tersebut, Michael Malone tanpa ragu menyampaikan pendapatnya mengenai situasi timnya yang tidak wajar. Dalam hal ini, tidak wajar secara pemberitaan di media-media basket baik di Amerika Serikat ataupun di dunia. 

"Ini situasi yang aneh menurut saya. Saya tidak tahu para pemain akan mengamini hal ini secara publik atau tidak, akan tetapi Anda baru saja memenangkan Gim 1 dengan baik dan semua orang malah bicara tentang Lakers," buka pelatih yang akrab disapa Mike ini dengan tenang namun tegas. 

"Akui saja, narasi yang beredar ke publik memang seperti itu. Alih-alih bicara mengenai penampilan Nikola Jokic yang mengukir sejarah dengan tripel-dobelnya, media malah menulis tentang Lakers. 'Hei, Lakers akan baik-baik saja, mereka akan menemukan cara di Gim 2".

"Ini benar-benar aneh. Tidak ada yang bicara bagaimana Nikola terus menciptakan rekor baru, atau Nuggets yang berhasil menang dan menguasai gim dengan baik. Narasi semua berpusat pada Lakers dan itu memotivasi kami untuk unggul 2-0 hari ini," pungkasnya. 

Dalam prosesnya, di Gim 2, Nuggets memang seolah mengamuk, utamanya di kuarter akhir. Jamal Murray mencetak 23 dari 37 poinnya di kuarter ini. Jokic kembali mencatatkan tripel-dobel. Ini adalah tripel-dobel ke-13 Jokic di Playoff sepanjang kariernya dan ketujuh di musim ini saja. 

Jokic pun berpeluang memecahkan rekor Wilt Chamberlain sebagai senter dengan tripel-dobel terbanyak dalam satu musim. Di Playoff ini saja, pemain selain Jokic, secara keseluruhan, hanya menghasilkan tiga tripel-dobel, kurang dari separuh catatan Jokic. 

Menarik melihat bagaimana Jokic dan Nuggets akan menghadapi situasi ini ke depannya. Apakah mereka akan terus mendapatkan motivasi dengan posisi underdog di media atau justru situasi akan berbalik dengan Lakers bermain di Los Angeles. Jawabannya akan kita dapatkan dua hari lagi. (DRMK)

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern