Michael Beasley Heran, Kenapa Tidak Laku di NBA

| Penulis : 

Michael Beasley terakhir bermain di NBA pada tahun 2019, bersama Los Angeles Lakers. Setelah itu, dia tidak mendapatkan tawaran bermain di klub mana pun. Kini dia tampil di Liga 3x3 Amerika Serikat, BIG3. Beasley merasa heran, kenapa dirinya tidak laku lagi di NBA. 

Pemain berusia 34 tahun ini sudah tak muncul di liga lebih dari empat tahun. Dia muncul di NBA sejak 2008 dan terakhir bermain pada bulan Februari 2019. Beasley sebenarnya berusaha kembali ke NBA. Salah satunya dengan bermain di Summer League 2021 bersama Portland Trail Blazers. Namun tidak membuat satu pun tim NBA tertarik padanya. 

"Jika saya harus menjawab pertanyaan itu (mengapa saya tidak di liga]), maka saya akan mencari solusinya sejak dulu," kata Beasley kepada The Boston Globe. "Tapi saya tidak tahu. Sehingga yang saya lakukan sekarang hanya berusaha tetap bugar dan siap jika kesempatan itu datang."

Situasi Beasley mirip dengan yang dialami Carmelo Anthony. Mereka berdua bisa mencetak poin, tetapi kurang dalam pertahanan. Kenyataan inilah yang harus "ditelan" oleh Beasley. Melo (Carmelo Anthony) bahkan lebih hebat dalam hal mencetak poin. Tetapi dia tidak mendapatkan kontrak di liga setelah musim 2021-2022. Sampai sekarang Melo juga belum punya klub. 

Kalau Beasley memutuskan pensiun, dia mencetak rata-rata 12,4 poin, 4,7 rebound, 1,3 asis per gim. Tetapi Beasley belum pensiun. Dia bermain di BIG3 untuk tim 3s Company di musim 2023. Dalam penampilannya, Beasley mencetak rata-rata 20,7 poin, 9,3 rebound, dan 1,5 blok per gim. Dan, dia sedang menunggu tawaran dari klub NBA. (*)

Foto: The Wenatchee World

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern