Detroit Pistons Menuju Rekor Tim Terburuk Sepanjang Sejarah

| Penulis : 

Hanya kurang empat gim lagi Detroit Pistons mencetak sejarah di NBA. Sayangnya bukan rekor yang membanggakan. Pistons hanya berjarak empat gim sebagai tim terburuk di liga. Saat ini Pistons mengalami 22 kekalahan beruntun.

Kekalahan ke-22 itu didapat dari Philadelphia 76ers. Bertandang ke Well Fargo Center, Philadelphia, Pistons takluk 91-124. Dengan hasil ini Pistons terbenam di dasar Wilayah Timur dengan 2-23. Sedangkan Sixers (17-7) naik ke posisi tiga besar. Sixers membuntuti Milwaukee Bucks (17-7) dan Boston Celtics (19-5).

Kekalahan dari Sixers itu membuat Pistons mencatat rekor terburuk dalam waralaba. Hasil ini melampaui kekalahan beruntun yang pernah mereka catat pada akhir musim 1979-1980 dan awal 1980-1981.

Pistons juga telah kebobolan 2985 poin musim ini. Dengan kata lain mereka kehilangan 119,4 poin per gim. Itu merupakan catatan terbanyak sepanjang sejarah Pistons sejak musim 1968-1969.

Selain itu, 22 kekalahan beruntun dalam satu ini menjadi yang terburuk keenam di liga. Rekor terburuk masih dipegang Cleveland Cavaliers pada 2010-2011 dan Sixers pada 2013-2014 dengan masing-masing 26 kekalahan.

Berikutnya ada Vancouver Grizzlies (1995-1996), Denver Nuggets (1997-1998), dan Charlotte Bobcats (2011-2012). Semuanya menelan 23 kekalahan beruntun. Disusul Houston Rockets (2020-2021), Dallas Mavericks (2993-1994), dan Sixers lagi (1972-1973) dengan masing-masing 20 kekalahan.

Dalam pertandingan Pistons vs Sixers itu, Joel Embiid mencetak dobel-dobel dengan 35 poin, 13 rebound, serta 4 blok. Tyrese Maxey membantu dengan 19 poin dan Marcus Morris Sr. 15 poin. Disusul Tobias Harris dengan 13 poin dan 7 rebound, serta Kelly Oubre Jr. 11 poin.

Dari kubu Pistons, James Wiseman memimpin dengan 20 poin dan 13 rebound. Bojan Bogdanovic mencetak 17 poin. Serta Jaden Ivey dengan 13 poin dan 4 rebound. (rag)

Foto: Jesse D. Garrabrant/NBAE via Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern