Draymond Green mendapatkan hukuman skorsing tanpa batas waktu setelah memukul wajah Jusuf Nurkic, saat pertandingan Golden State Warriors melawan Phoenix Suns. Juara NBA empat kali tersebut harus memenuhi syarat tertentu untuk bisa bermain kembali. Kasus ini menimbulkan reaksi pro dan kontra. 

Pertama tentu saja Steve Kerr, kepala pelatih Golden State Warriors. Pernyataan Kerr tentang Draymond Green menghebohkan media sosial. Karena dia justru mengecam tindakan yang dilakukan salah satu pemain andalannya. 

"Orang yang mencekik Rudy (Gobert), orang yang memukul Jusuf dengan liar, orang yang meninju Jordan (Poole) tahun lalu, itulah orang yang perlu berubah," kata Kerr. "Ini tentang seseorang yang saya percayai. Seseorang yang saya kenal selama beberapa dekade, dan saya cintai karena kesetiaannya."

Berbeda dengan Kerr, Hall of Famer Shaquille O'Neal justru melihat NBA terlalu berlebihan. Jika di komisaris liga, maka hanya akan melarang Green bermain dua pertandingan saja. Karena dia melihat tidak ada niat dari Green untuk memukul Nurkic. Menurut O'Neal, Green hanya berusaha untuk menarik perhatian wasit. 

"Saya pikir dia (Draymond Green) jelas-jelas mencoba menarik perhatian wasit. Saya pikir kesalahannya hanyalah mengulurkan tangannya," kata O'Neal. 

O'Neal membandingkan Green dengan Dennis Rodman. Meski situasinya sama, namun kali ini NBA terlalu berlebihan. "Dia memang seperti itu, dan begitulah Dennis Rodman sepanjang kariernya. Jika bermain tidak menjadi dirinya sendiri, maka akan sulit. Begitulah cara mereka bermain. Mereka akan bolak-balik berurusan dengan wasit, melakukan kontak dengan banyak pemain," jelasnya. 

Reaksi lainnya, yang cukup unik adalah penggemar meminta Golden State Warriors mengirim Green untuk sementara waktu ke arena WWE (World Wrestling Federation). Karena beberapa pemain NBA pun sudah pernah tampil di acara gulat profesional. Mereka adalah Dennis Rodman dan Shaquille O'Neal. Menurut netizen, dengan bergulat maka Green bisa menyalurkan sedikit emosinya, sehingga tidak meledak-ledak saat bermain basket. 

Reaksi unik lainnya, dan mungkin yang paling unik adalah jadi bahan taruhan. Skorsing terhadap Green memicu spekulasi tentang masa depannya bersama Warriors. Sehingga muncul peluang kemana Green akan berlabuh selanjutnya. Menurut Bovana, sebuah platform taruhan, peluang tertinggi ada pada San Antonio Spurs. Lalu tiga tim dengan persentase sama yaitu Cleveland Cavaliers, Indiana Pacers, dan Sacramento Kings. Disusul Dallas Mavericks, dan terakhir ada Los Angeles Lakers. (*)

Foto: The Mercury News

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern