Damian Lillard untuk pertama kalinya kembali ke Moda Center, setelah pindah ke Milwaukee Bucks. Dia mendapatkan sambutan hangat dari publik tuan rumah. Sebelum pertandingan, Lillard mengatakan kalau dirinya akan bermain di Portland Trail Blazers lagi sebelum pensiun. Menurut Lillard, kota Portland dan klub Trail Blazers pada khususnya, sudah banyak berjasa dalam kariernya. 

Ada kejadian lucu sebelum pertandingan Blazers melawan Bucks. Lillard yang memasuki Moda Center, secara tidak segaja memasuki ruang ganti tim tuan rumah. Para penjaga awalnya membiarkan itu terjadi, karena mungkin mereka merasa Lillard akan menyapa semua orang di sana. Namun tiba-tiba Lillard sadar bahwa dirinya kali ini menjadi tim tamu. 

Lillard mengakui sebelum kekalahan 119-116 dari Blazers, bahwa ini akan menjadi malam yang emosional baginya untuk kembali ke tempat yang ia sebut sebagai rumah sepanjang bagian pertama karirnya sambil menunjukkan bahwa ia dapat melihat dirinya kembali ke sana suatu hari nanti. 

"Karena perasaan saya terhadap Portland… waktu yang saya habiskan di sini. Dalam benak saya, di situlah saya selalu merasa karier saya akan berakhir," demikian dilansir ESPN, kata Lillard . 

Lillard, yang menghabiskan 11 musim di Rose City setelah Blazers memilihnya di urutan keenam secara keseluruhan pada tahun 2012, disambut dengan tepuk tangan meriah dari para penggemar setelah ia diperkenalkan sebagai bagian dari starting lineup Bucks pada Rabu malam. Lillard ini mencetak 19.376 poin selama waktunya bersama Trail Blazers, menjadikannya sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang masa untuk klub tersebut. 

"Pertandingan yang penuh makna dan emosi, selalu menyenangkan," kata Lillard, yang menyumbang 25 poin setelah kekalahan Bucks. "Permainan-permainan ini memiliki lebih banyak kekuatan di dalamnya. Itulah yang terjadi malam ini. Itu adalah pertandingan yang menghibur." 

Meskipun Lillard menekankan komitmennya kepada Bucks, dia juga membiarkan pintu terbuka untuk kemungkinan kembali ke tim yang merekrutnya sebelum kariernya berakhir. 

"Saat ini, saya hanya berada dalam ruang seperti, di sinilah saya berada sekarang. Saya di Milwaukee. Saya menginginkan kesempatan untuk bersaing dan tim kami memiliki kesempatan untuk bersaing di tahun ini dan tahun-tahun mendatang dan saya menjalaninya. Tapi yang pasti, ketika saya diperdagangkan, saya melihat suatu hari di mana saya akan mengenakan seragam Trail Blazer lagi sebelum saya pensiun," pungkasnya. (*)

Foto: The Seattle Times

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern