Refleksi Makna 40 Ribu Poin untuk LeBron James

| Penulis : 

Setelah mencetak 31 poin dalam kemenangan Los Angeles Lakers, 134-131, atas Washington Wizard di Crypto.com Arena pada hari Kamis (29/2) waktu Amerika Serikat, LeBron James berjarak sembilan poin untuk mencapai 40,000 poin. LeBron lantas merefleksikan makna melampaui 40 ribu poin dalam kariernya. 

Setelah laga melawan Wizards, LeBron ditanya apakah makna melewati angka 40.000 poin masih berarti baginya. Karena dia sudah menjadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA, juara NBA empat kali, MVP Final NBA empat kali, dan MVP NBA empat kali.

"Sangat berarti. Tentu saja, ada urutan prestasi mana yang lebih tinggi dari yang lain, tapi tentu saja. Saya akan berbohong kepada Anda jika saya mengatakan itu tidak berarti apa-apa. Karena memang (kenyataannya) demikian," ujar pemain berusia 39 tahun tersebut.

LeBron James memecahkan rekor poin terbanyak sepanjang masa NBA pada 7 Februari 2023. Melewati Kareem Abdul-Jabbar (38,387 poin karier), dan disaksikan langsung oleh sang legenda. LeBron mengatakan dia belum berpikir untuk menambah margin dan seberapa tinggi total poin yang bisa dicapainya sejak rekor tersebut.

"Saya tidak bisa duduk di sini dan berkata tidak (mengejar poin terbayak), tentu saja," kata LeBron. "Belum ada yang pernah melakukannya (mencapai 40 ribu poin). Dan, bagi saya untuk berada di posisi ini pada saat ini dalam karier saya, menurut saya itu cukup keren."

James banyak mencetak poin dalam dua pertandingan terakhir. 34 poin melawa LA Clippers, dan 31 poin melawa Wizards. Tetapi pertahanannya juga memainkan peran penting dalam kemenangan kedua berturut-turut. LeBron, yang memiliki rekor mencetak dua digit poin terpanjang dalam sejarah NBA, hampir pasti akan melewati ambang batas 40.000 poin pada hari Sabtu (waktu Amerika Serikat), ketika Lakers menjamu juara bertahan Denver Nuggets. 

"Apakah itu merupakan hal teratas yang pernah saya lakukan dalam karier saya? Tidak. Tapi apakah itu berarti sesuatu? Tentu saja. Sangat," tegasnya. 

"Untuk dapat mencapai banyak hal di liga ini, dengan pemain-pemain terhebat yang pernah bermain di liga ini, NBA, ini adalah impian saya dan untuk mencapai prestasi dan mencapai tonggak sejarah sepanjang karier saya, itu semua berarti bagi saya. Saya tidak pernah berpikir untuk mendapatkan rekor skor. Itu terjadi secara organik. Saya memainkan permainan itu dengan cara yang benar dan keluar dan memainkan permainan itu dan membiarkan permainan itu datang kepada saya dan rekor skor terjadi secara alami bagi saya."

Selanjutnya, LeBron tidak ingin berhenti meski sudah melewati 40 ribu poin. Dia akan berhenti mencetak poin, ketika tubuhnya sudah tidak bisa lagi digunakan untuk mencetak poin. Itulah alasan mengapa LeBron sampai saat ini masih bermain di level tertinggi.

"Poin terbanyak  tidak pernah menjadi tujuan saya ketika saya datang ke liga, seperti saya ingin menjadi pencetak poin terbanyak sepanjang masa. Tapi saya masih ingin bermain. Dan, saya masih bisa mencetak poin sehingga rekor tersebut akan naik sampai saya berhenti bermain," pungkasnya. (*)

Foto: Lakers Nation

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern