Hasil undian grup Olimpiade 2024 Paris menghadirkan banyak cerita. Meski belum sepenuhnya lengkap di nomor putra dengan ada empat slot yang akan diperebutkan melalui Olympic Qualifying Tournament (OQT), persaingan dari nama-nama yang ada sudah menjanjikan pertarungan sengit. 

Grup B di nomor putra menghadirkan tuan rumah Prancis yang akan berhadapan dengan Jerman dan Jepang. Satu slot lagi akan didapatkan pemenang OQT yang digelar di Riga, Latvia. OQT Riga akan diikuti Georgia, Filipina, Brasil, Kamerun, Montenegro, dan tuan rumah Latvia. 

Melihat persaingan yang ada, kepala pelatih Jepang, Tom Hovasse pun angkat bicara. Pelatih yang pada Olimpiade 2020 Tokyo lalu mengantarkan tim putri Jepang meraih medali perak ini percaya diri dengan skuad Jepang. Ia menyatakan siap bersaing dengan tuan rumah serta juara Piala Dunia FIBA 2023, Jerman. 

"Jujur saja, saya tertidur saat undian sedang dilakukan karena itu jam tiga pagi di Jepang," kelakar Tom kepada Basketball King Japan. "Kita sudah bermain melawan Prancis dan Jerman pada tahun lalu. Kami sudah punya catatan mengenai skuad mereka. Saya rasa itu akan sangat membantu".

"Prancis jelas memiliki keuntungan laga kandang. Namun, mereka finis di peringkat 18 pada Piala Dunia FIBA 2023 lalu. Saya rasa saya akan sangat fokus mempersiapkan tim untuk Olimpiade ini. Saya yakin kita punya kekuatan untuk bersaing. Akan menarik melihat siapa-siapa saja yang akan turun berlaga nanti, namun saya ingin mengejutkan dunia. Saya yakin tim Jepang ini bisa melakukan itu," tambahnya. 

Pun demikian, Tom juga menyoroti skuad Prancis yang sampai sekarang menjanjikan kehadiran Victor Wembanyama dan Rudy Gobert. Duet keduanya ia yakini akan menarik, namun masih perlu ditunggu bagaimana Prancis mengatur peran keduanya. 

"Wemby (sapaan Wembanyama) adalah pemain yang bagus. Saya tak melihat Wemby dan Rudy akan bermain bersama di lapangan dalam satu waktu. Namun, jika mereka benar-benar melakukan itu, ini akan menjadi sebuah pemandangan menarik. Saya tidak tahu apa yang akan dilakukan lawan, tapi saya sangat tertantang dan suka kemungkinan-kemungkinan ini," pungkasnya. 

Pada pertemuan terakhir tahun lalu yang disinggung Tom, Jepang selalu kalah. Mereka kalah 88-70 atas Prancis dan 81-63 dari Jerman. Pun begitu, Jepang terus menunjukkan peningkatan dalam permainan mereka. Puncaknya, mereka berhasil menang atas Finlandia di babak klasifikasi Piala Dunia FIBA 2023 yang emmbuat mereka lolos langsung ke Olimpiade sebagai peringkat 19 dari 32 tim. 

(Baca juga: Hasil Undian dan Jadwal Basket Olimpiade Sudah Dirilis)

Jepang juga sangat mungkin akan diperkuat Rui Hachimura untuk Olimpiade. Tom dan Rui dijadwalka bertemu dalam beberapa pekan ke depan untuk membahas situasi ini. Pemain Los Angeles Lakers ini absen dari skuad Jepang di Piala Dunia lalu. Terakhir kali Rui membela Jepang terjadi pada Olimpiade 2020 Tokyo yang digelar 2021 lalu. (DRMK)

Foto: FIBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern