Paul Pierce: Rudy Gobert Hanya Purah-pura Tangguh

| Penulis : 

Perbincangan mengenai dominasi pemain Eropa seolah tidak ada habisnya. Ada yang mengamini, ada yang sebaliknya. Ada juga sosok seperti Paul Pierce yang punya pandangan-pandangan lain mengenai kehadiran pemain Eropa di NBA. Dalam kemunculannya di acara televisi "Undisputed", Pierce yang didampingi oleh pengamat basket senior Amerika Serikat, Skip Bayless, menyoroti tentang ketangguhan para pemain Eropa tersebut. 

"Tidak ada satupun pemain yang menganggap pemain-pemain Eropa ini adalah pemain yang tangguh (tough)," buka legenda Boston Celtics tersebut. "Utamanya mereka-mereka yang datang dari Prancis. Tidak ada yang tangguh. Rudy Gobert adalah pemain yang pura-pura tangguh (fake tough guy) di mata saya. Tidak ada satupun pemain yang takut atas dinya," pungkasnya. 

Komentar Pierce ini tidak lepas dari friksi antara Gobert dan Alex Caruso saat Minnesota Timberwolves menghadapi Chicago Bulls. Keduanya beradu rebound dan Gobert merasa Caruso melakukan gerakan yang memancingnya berekasi. Ujungnya, Gobert beraksi dengan membanting sedikit Caruso. Gobert memberikan komentar tentang Caruso yang harusnya juga bertanggung jawab atas gerakannya yang memancing Gobert bereaksi. 

Pierce melihat sejarah Gobert dalam ketrlibatannya saat ada friksi. Pada November 2023 lalu, Gobert terlibat friksi dengan Draymond Green dan Pierce melihat reaksi Gobert tak lebihnya reaksi yang tidak tangguh. Ia percaya bahwa Gobert tidak mengintimidasi. 

"Bisa kita ingat, bagaimana Draymond mencekiknya dan ia tidak bereaksi apa-apa. Anda adalah pemain bertahan terbaik, namun Anda sama sekali tak mengintimidasi pemain lain. Anda tidak punya aura tersebut," tutupnya.

Pernyataan Pierce ini bisa dibilang cukup kontroversial. Meski memang tak pernah ada yang terlibat pertikaian secara serius, namun rasanya menyebut semua pemain Eropa sebagai pemain yang tidak tangguh adalah sebuah generalisir yang berbahaya. Menarik bagaimana reaksi beberapa pemain Eropa melihat pernyataan ini. Satu yang jelas, ini akan menambah panas situasi Eropa dan pemain Amerika Serikat. (DRMK)

Foto: NBA/Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern