Perjalanan tim nasional (timnas) Jerman dan Kepala Pelatih Gordon Herbert memasuki babak akhir. Pelatih yang akrab disapa Gordie ini telah menemukan kata sepakat dengan Federasi Basket Jerman (DBB) untuk mengakhiri kontrak setelah Olimpiade 2024 Paris. 

Berdasarkan pengumuman DBB, federasi Jerman menyebutkan bahwa alasan perpisahan ini adalah keinginan Gordie untuk mencari tantangan lain dengan melatih tim profesional kembali. Laporan dari BasketNews menyebutkan bahwa pelatih asal Kanada ini sedang diincar tim B.League Jepang, Chiba Jets. 

"Kesepakatan ini adalah hasil dari perbincangan yang sangat menyenangkan antara Gordie dan Presiden DBB, Ingo Weiss, serta Wakil Presiden DBB, Armin Andres. Kontrak Gordie akan berakhir pada 31 Agustus 2024," tulis DBB dalam rilis resmi mereka.  

Kontrak original Gordie dengan Jerman sejatinya sampai 2025. Namun, pelatih ini tampak ingin menambah tantangan dengan melatih tim profesional. Pada musim 2023-2024, Gordie dikabarkan menjalin kontak dengan ASVEL, tim EuroLeague asal Prancis. DBB tak menyetujui ini karena ingin fokus pada persiapan Olimpiade 2024 Paris. 

"Kami paham Gordie ingin menambah tantangan dalam kariernya. Oleh karena itu, kami tidak ingin menahannya setelah Olimpiade. Semua yang mengenalnya tahu bahwa ia akan memberikan segalanya untuk persiapan Olimpiade. Komitmen dan hasratnya sangat luar biasa. Ini akan menjadi spesial jika kami bisa menutup kebersamaan ini dengan prestasi yang membanggakan," terang Ingo Weiss. 

Jerman memang panen besar di bawah komando Gordie. Menangani Jerman sejak 2021, Gordie mengantarkan negara yang lebih terkenal sepak bolanya ini mendapatkan medali perunggu EuroBasket 2022 dan medali emas Piala Dunia FIBA 2023. Ini adalah prestasi tertinggi Jerman di dunia basket selama ini. 

"Pengalaman dan kehormatan yang luar biasa bagi saya bersama timnas Jerman," buka Gordie dalam rilis yang sama. "Saya sangat bersyukur atas DBB yang memberikan saya kesempatan dan mendukung saya selama perjalanan ini. Seluruh staf pelatih, tim dokter, tim pendukung, dan tim media, semuanya luar biasa. Ini adalah perjalanan yang paling berkesan dalam hidup saya," imbuhnya. 

"Apresiasi tinggi juga untuk para pemain. Sebuah kehormatan bagi saya melatih mereka. Pemain di EuroBasket 2022 dan Piala Dunia 2023, serta semua yang membela Jerman di jendela FIBA, semuanya luar biasa. Medali yang kami dapatkan adalah hal yang spesial. Apalagi dengan dukungan semua orang. Kini saya telah sampai pada bagian akhir perjalanan, Olimpiade 2024!," tutupnya. (DRMK)

Foto: FIBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern