Kabar mengenai kesepakatan perpisahan antara Gordon Herbet dan tim nasional (timnas) Jerman tak sekadar mengejutkan publik, melainkan pemain Jerman juga. Hal ini diungkapkan oleh kapten tim Jerman, Dennis Schroder. 

Dilansir Express, Schroder merangkum keputusan ini sebagai keputusan yang memalukan dan menyedihkan. "Gordie (sapaan Gordon Herbet) menelepon saya dua hari lalu atau sebelumnya dan bilang ke saya, 'Ini adalah keputusan yang sudah disepakati bersama'. Ini sangat memalukan bagaimana federasi tidak bicara kepada saya dan menanyakan pendapat saya tentang keputusan ini".

"Saya rasa tidak ada satupun orang di tim yang tahu tentang ini dan seharusnya saya sebagai kapten tim diberitahukan tentang ini supaya bisa bicara kepada pemain-pemain lain. Tentu saja saya berharap yang terbaik dan hanya yang terbaik untuk Gordie," imbuhnya. 

Keputusan Federasi Jerman (DBB) menyetujui pengakhiran kontrak lebih cepat dengan Gordie memang cukup mengejutkan. Gordie punya kontrak sampai 2025. Sebelumnya, ASVEL, tim asal Prancis, sudah mengajukan permintaan wawancara untuk meminta Gordie menjadi kepala pelatih mereka di 2023-2024. Permintaan itu ditolak oleh DBB. 

Lantas, dalam rilis resmi DBB dijelaskan bahwa alasan utama kesepakatan ini karena Gordie sedang didekati oleh Chiba Jets, tim B.League Jepang. Alasan yang cukup kondradiktif dengan keputusan pertama mereka. 

(Baca Juga: Olimpiade 2024 Panggung Terakhir Jerman di Bawah Gordon Herbert)

"Jelas Gordie telah memimpin kami ke level yang sangat berbeda dalam dua tahun terakhir. Ia adalah pelatih yang hebat," tambah Schroder. "Mentalitas yang ia bawa ke tim, bagaimana kami bermain, pembagian peran, semuanya sangat luar biasa. Jelas ini sangat memalukan dan menyedihkan ia tidak lanjut bersama kami," tutupnya. (DRMK)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern