Anthony Davis menjadi salah satu pemain bertahan yang mumpuni.  Ia tiga kali masuk dalam NBA All-Defensive First Team pada 2018, 2020, dan 2024. Meski begitu, ternyata Pelatih Los Angeles Lakers JJ Redick tidak memberi suara untuk Davis dalam pemilihan tersebut.

Dalam wawancara di Sirius XM baru-baru ini Redick ditanyai tentang keputusannya tidak memberi suara untuk Davis dalam ballot NBA All-Defensive 2023-2024 itu. Redick memiliki pemikirannya sendiri soal jenis penghargaan tersebut.

“Jadi, ada perbedaan besar antara menjadi top 10 defender dan masuk dalam Tim All-Defense. Ada perbedaan antara keduanya. Anthony Davis adalah salah satu dari 2-3 pemain bertahan terbaik di NBA,” kata Redick.

Sebelum menjadi pelatih, Redick merupakan analis dan penyiar NBA. Ia menjadi salah satu dari panel media yang biasanya memberikan suara dalam penghargaan individu tiap tahun.

Baca juga: Tidak Pernah Menjadi DPOY, Anthony Davis, "Liga Ini Tidak Menyukai Saya"

Redick memuji performa Davis pada musim lalu. Tetapi Redick tetap pada pendiriannya soal perbedaan penilaian DPOY dan All-Defensive Team. Menurutnya Davis secara tim tidak cocok masuk dalam All-Defensive.

“Saya melakukannya dalam dua tahun terakhir dimana saya menjelaskan semua suara yang saya berikan. Tentunya saya juga harus mempertimbangkan statistik, statistik lanjutan, dan performa tim dalam bertahan. Dan dalam dua tahun itu, saya sangat mempertimbangkan bagaimana kinerja tim dalam bertahan,” imbuhnya.

Pada musim 2023-2024, Davis mencatat 24,7 poin, 12,6 rebound, 3,5 asis, dan 2,3 blok dalam 76 gim. Dalam pemilihan DPOY 2024, Davis menempati posisi keempat.

Davis masuk NBA All-Defensive First Team 2024 bersama Herb Jones, Bam Adebayo, Victor Wembanyama, dan Rudy Gobert. Tiga nama terakhir adalah finalis Defensive Player of the Year. Gobert menjadi DPOY 2024 dan keempat kali dalam kariernya. Wemby mencetak sejarah sebagai ruki pertama yang masuk dalam daftar tersebut. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern