Timnas Amerika Serikat memiliki “tradisi” sendiri dalam Olimpiade. Mereka tidak pernah tinggal di perkampungan atlet (athlete village). AS selalu memiliki tempat tersendiri yang menjadi markas selama multievent tersebut digelar.

Keputusan itu dimulai sejak Olimpiade Seoul 1988. Dengan anggota pemain-pemain terkenal di dunia, mereka memilih tinggal di fasilitas nomor wahid dengan keamanan super ketat. AS menempati hotel mewah daripada di perkampungan atlet.

Salah satu yang paling dikenal saat Olimpiade Rio 2016 dan Athena 2004. USA Basketball membawa timnya tinggal di kapal pesiar mewah, Silver Cloud. Faktor keamanan menjadi alasan AS tidak pernah menempati perkampungan atlet di Olimpiade.

Athlete village berisi puluhan ribu orang dari seluruh penjuru dunia yang masuk sebagai atlet atau ofisial tim. Fasilitas di sana sebenarnya super lengkap. Mulai dari gym, ruang makan, hingga akomodasi ke venue. Tetapi semua berbaur satu sama lain.

Sebagai olahraga terkenal dan bermain di liga paling bergengsi di dunia, pemain AS yang juga berlaga di NBA, pasti akan menyita banyak perhatian.

“Saya pikir kami tidak punya pilihan. Saya tidak pernah tidur (di tempat tidur dari kardus) sejak saya mengikuti semua ini,” kata Kevin Durant, yang bermain sejak Olimpiade London 2012, dilansir melalui laman Marca.

Tempat tidur dari kardus dipopulerkan saat Olimpiade Tokyo 2020. International Olympics Committee (IOC) memberi aturan setiap tuan rumah harus memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Tempat tidur dari kardus menjadi salah satu implementasi itu. Sebab, nantinya bahan itu bisa di daur ulang. Paris sebagai tuan rumah tahun ini kembali mengadaptasi ide tersebut.

Tidak hanya pemain basket, beberapa atlet terkenal dari cabang olahraga lain juga memilih tinggal di luar athlete village. Novak Djokovic, Serena dan Venus Williams tinggal di hotel saat Olimpiade Beijing 2008. Mereka merasa lebih aman tinggal di hotel. Tapi Djokovic merasakan athlete village di Tokyo. Ia pun laris mendapat ajakan foto bareng dengan atlet lain.

Tinggal di athlete village menjadi kebanggan tersendiri bagi atlet-atlet yang berlaga di Olimpiade. Meski tidak pernah tinggal disana, KD mengaku beberapa kali nongkrong bareng di athlete village.

“Beberapa Olimpiade terakhir yang saya ikuti, kami menghabiskan waktu di Olympic Village dan menjadi bagian dari mereka. Kami memang menginap di luar. Tapi kami kesana sebelum ke acara pembukaan. Kami juga berjalan-jalan disana sebentar” kata juara NBA dua kali itu. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern