Chris Paul Beri Penghormatan untuk Rudy Gay

| Penulis : 

Rudy Gay, yang memiliki karier luar biasa bersama Memphis Grizzlies dan Sacramento Kings, memutuskan untuk pensiun dari bola basket setelah 17 tahun berkarier di NBA. Salah satu yang memberikan penghormatan padanya adalah Chris Paul. Garda utama San Antonio Spurs tersebut memberikan salam kepada Gay dengan menuliskan, "Selamat atas 18 tahun saudaraku."

Selama kariernya yang panjang, Gay tampil dalam 1.120 pertandingan, dengan rata-rata 15,8 poin per pertandingan. Meskipun tidak memiliki banyak penghargaan, pemain yang menempati posisi ke-6 dalam draftnya memiliki karier yang cukup cemerlang.

Menyusul pengumuman tersebut, Chris Paul yang saat ini berada di tahun ke-20 kariernya di NBA, memberikan penghormatan kepada ay, lawan lamanya. Kedua pemain NBA lama itu telah bertanding sebanyak 40 kali selama karier mereka. Seperti yang terus-menerus dinyatakan oleh berbagai pemain, NBA adalah persaudaraan. Seperti yang ditunjukkan oleh Paul dengan menunjukkan rasa hormatnya kepada Gay. 

Selain Chris Paul, ada banyak pemain NBA yang memberikan penghormatan pada Gay. Seperti Dwight Howard yang menuliskan, "Took basketball a long way 100%", di akun Instagram pribadinya. Kemudian Larry Nance Jr. yang juga mengirim pesan, "My favorite player. Love and respect brother."

Karier basket Gay dimulai di daerah metropolitan Baltimore, Md. Ia bersekolah di dua sekolah menengah atas: Eastern Technical High School di Essex, Md., dan Archbishop Spalding High School di Severn, Md.  Karier sekolah menengahnya paling dikenal saat ia bersekolah di Archbishop Spalding, tempat ia meraih penghargaan tim utama All-Baltimore Catholic League selama dua tahun terakhirnya. 

Ia dinobatkan sebagai McDonald's All-American setelah tahun terakhirnya, dengan rata-rata 21,2 poin, 9,2 rebound, dan 3,7 blok per pertandingan. Berkat tahun terakhirnya yang sukses, ia dianggap sebagai rekrutan bintang lima oleh semua situs perekrutan utama. 

Meskipun ia ingin berkuliah di Maryland saat tumbuh dewasa, ia mendaftar di Universitas Connecticut mulai musim gugur tahun 2004. Selama musim 2004-05, Gay dinobatkan sebagai Big East Rookie of the Year setelah mencetak rata-rata 11,8 poin, 5,4 rebound, dan 1,9 blok per pertandingan dengan akurasi tembakan 46,2 persen. 

Gay memperoleh penghargaan tim utama All-Big East pada musim berikutnya. Bersamaan dengan itu, ia dinobatkan sebagai tim kedua All-American. Ia mencetak rata-rata 15,2 poin, 6,4 rebound, 1,8 steal, dan 1,6 blok per pertandingan sambil mencatatkan jumlah tembakan yang sama dari lapangan.  

Gay membantu membawa Huskies ke Big Eight musim itu, namun kalah dari unggulan ke-11 George Mason saat menjadi salah satu dari empat unggulan No. 1. Ia terpilih menjadi tim All-Tournament Wilayah Timur.  

Setelah meninggalkan perguruan tinggi setelah musim keduanya, ia sangat dicari dalam Draft NBA dan direkrut pada urutan kedelapan secara keseluruhan oleh Houston Rockets, yang segera menukarnya ke Memphis Grizzlies, tempat ia menghabiskan tujuh tahun pertamanya. (*)

Foto: Instagram Chris Paul

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern