Kevin Garnett Berharap Bulls Buatkan Patung untuk Derrick Rose

| Penulis : 

Derrick Rose memang fenomenal. Tetapi namanya masih menjadi perdebatan untuk masuk Basketball Hall of Fame ataupun mendapat penghormatan dengan diabadikan dalam bentuk patung. Kevin Garnett menilai Rose layak untuk pilihan kedua.

“Apa yang saya katakan mungkin adalah situasi yang paling langka yang pernah ada di sejarah NBA. Biasanya seseorang mendapat penghormatan setelah memenangkan gelar. Jika tidak, dia merupakan pemain yang sangat berarti bagi kota ini,” ungkap Garnett.

Garnett sedang membahas patung Dwyane Wade dari Miami Heat dalam sinira Ticket & The Truth. Ia merasa Rose juga layak dibuatkan patung oleh Chicago Bulls, tempat dimana Rose meraih masa jayanya.

Terlebih Rose merupakan pemain kelahiran Chicago. Ia bersekolah di Simeon Career Academy di Chatam Area di bagian selatan Chicago. Ia cemerlang sejak di sekolah dan menjadi prospek menjanjikan di perguruan tinggi. Rose melanjutkan ke University of Memphis sebelum menjadi No. 1 NBA Draft 2008, yang dipilih pula oleh Bulls.

“Itu seperti mimpi kan. Lalu D-Rose menjadi MVP NBA saat bersama Bulls. Saya berharap semua orang mengerti maksud saya. Patung D-Rose di Chicago. Tidak harus dengan Mike (Michael Jordan). Mike perlu miliknya sendiri. Tumbuh di Chicago dan mendominasi bola basket Chicago dengan DNA Bulls,” kata Garnett.

Empat tahun pertama karier Rose memang mengesankan. Ia menjadi Rookie of the Year 2009 dan dan MVP NBA 2011. Rose merupakan MVP termuda sepanjang masa dalam usia 22 tahun. Itu terjadi di musim ketiga Rose dengan catatan 25 poin, 4,1 rebound, dan 7,7 asis per gim.

“Itu hal yang ajaib yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Kemudian dia menjadi MVP. Dia adalah juara di hati penggemar. Dia merupakan impian bagi setiap anak yang bermain di kandang, di gang.”

Tapi karier Rose meredup karena cedera pada playoff 2012. Ia terkena cedera ACL dan absen di musim berikutnya. Setelah pulih dari cedera itu, penampilan Rose memang tidak pernah sama lagi.

Ia ditukar ke New York Knicks pada 2016. Kemudian berpindah-pindah ke Cleveland, Minnesota, Detroit, hingga Memphis. Rose akhirnya pensiun pada 26 September lalu setelah 16 tahun di NBA.

Selama bermain di NBA, Rose memang tidak pernah memenangkan gelar. Tetapi setidaknya Rose pernah membawa Amerika Serikat menjadi juara dunia dua kali pada 2010 dan 2014. Itu merupakan gelar juara dunia terakhir bagi AS. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern