Paul George Geram dengan Pendukung Clippers

| Penulis : 

Paul George tidak mendapat sambutan baik dari pendukung Los Angeles Clippers dalam laga tandang bersama Philadelphia 76ers. Dalam siniar Podcast P, George tidak ragu untuk memperingatkan para pendukung Clippers. George mengatakan ia tidak melakukan hal yang menyakiti waralaba tersebut.

George merespon tindakan pendukung Clippers saat pertandingan di Intuit Dome pada 6 November lalu. Seorang penggemar Clippers membawa tulisan “PG Berpikirlah Sebelum Berbicara”. Tulisan itu disinyalir terkait komentar George dalam siniarnya.

“Apakah yang saya katakan itu salah? Saya tidak menyebut Clippers sebagai Tim B. Saya mengatakan rasanya seperti Tim B hanya karena orang-orang di Los Angeles berkata Anda seharusnya menjadi pemain Lakers.  Itu bukan meremehkan. Saya adalah pemain Clippers sebelumnya. Tim itu yang saya pilih,” kata George.

Lakers dan Clippers sendiri memang waralaba yang kerap dibanding-bandingkan. Mereka berbagi kandang di Crypto.com Arena selama 25 tahun. Baru musim ini Clippers punya “rumah sendiri” setelah meresmikan Intuit Dome.

“Saya mengatakan seperti, itulah tim yang saya pilih untuk bermain. Saya tidak membandingkan Lakers dan Clippers dan mengatakan mereka di bawah Lakers. Itu hanya bagaimana LA memperlakukan pemain yang ada di LA,” imbuh pemain 34 tahun itu.

Saat bertandang ke Intuit Dome itu, Clippers sebenarnya menyambut George. Tapi para pendukung tim tersebut malah mencemooh George. Momen tersebut merupakan pertama kalinya George datang setelah pindah tim pada musim panas.

George merasa geram. Ia mengecam basis penggemar Clippers yang tidak berperilaku baik dengan memberikan dukungan kepada timnya sendiri. Malah fokus ke sesuatu yang lain.

“Mereka berpikir tidak ada tim lain disana. Jadi disitulah komentar itu berasal. Tetapi mereka membuktikan bahwa saya benar. Itu rumah kalian, tim kalian, dukunglah mereka,” tegas George. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern