Minnesota Timberwolves sedang kesulitan di musim ini. Kekalahan 115-104 dari Sacramento Kings membuat posisi Timberwolves makin lekat di papan bawah klasemen Wilayah Barat. Anthony Edwards mengakui kondisi internal Timberwolves saat ini sedang rentan.

“Kami sangat lemah sebagai sebuah tim. Bukan soal tim lain. Tapi secara internal kami lemah. Kami tidak bisa bicara satu sama lain. Seperti halnya bermain dengan sekelompok anak kecil,” kata Edwards dilansir melalui ESPN.

“Ini terjadi kepada semuanya. Seluruh tim. Kami tidak bisa berkomunikasi dengan baik satu sama lain. Kami harus mencari tahu karena kami tidak bisa terus seperti ini,” imbuh No. 1 NBA Draft 2020 itu.

Timberwolves menelan empat kekalahan beruntun. Kini mereka di posisi ke-12 klasemen Wilayah Barat dengan rekor 8-10. Hanya lebih baik dari Portland Trail Blazers (7-12), Utah Jazz (4-14), dan New Orleans Pelicans (4-15).

Padahal Timberwolves berjaya musim lalu. Mereka menjadi unggulan ketiga dengan 56-26. Hanya terpaut satu kekalahan dari Thunder dan Nuggets. Timberwolves melaju hingga Final Wilayah Barat dan kalah lima gim dari Mavericks.

Pertukaran Karl-Anthony Towns ke New York Knicks membawa dampak yang signifikan. Timberwolves mendapatkan Julius Randle dari pertukaran tersebut. Mereka justru mengawali musim dengan rekor 6-3 lalu kalah tujuh kali dari sembilan gim terakhir.

“Saya bicara soal seluruh tim. Berapapun jumlah kami, semuanya tetap 15 orang, kami menutup diri dan mulai menjauh satu sama lain. Saya melihatnya dengan jelas. Kami semua melihatnya,” tuturnya.

Timberwolves 2-1 dengan Kings pada musim ini. Dalam pertandingan di Target Center, Minneapolis itu, mereka tidak bisa mempertahankan keunggulan di kuarter keempat. Timberwolves malah kolaps dalam empat menit terakhir.

“Saya rasa saat ini semua orang punya tidak punya tujuan yang sama. Itulah penyebab utama kami kalah,” kata pemain yang dijuluki Ant-Man itu. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern