Bintang Minnesota Timberwolves Anthony Edwards didenda AS$100.000 karena menggunakan bahasa kasar selama wawancara televisi secara langsung. Denda tersebut diumumkan hari Minggu (29/12) waktu Amerika Serikat oleh Joe Dumars, selaku Wakil Presiden Eksekutif, Kepala Operasional Bola Basket. Jumlah denda tersebut sebagian didasarkan pada riwayat Edwards dalam menggunakan bahasa kasar selama wawancara media.

Edwards menyampaikan komentarnya setelah kemenangan Timberwolves 113-112 atas Houston Rockets pada tanggal 27 Desember di Toyota Center. Pemain All-Star dua kali itu mencetak tiga poin di detik-detik terakhir untuk memenangkan pertandingan dan jelas senang mengakhiri perjalanan tandang tiga pertandingan Minnesota dengan kemenangan sambil menghindari waktu bermain tambahan lima menit.

"Saya tidak melakukan perpanjangan waktu, jadi (sumpah serapah) itu," adalah ucapan Edwards setelah poin kemenangannya.

Joe Dumars, wakil presiden eksekutif NBA dan kepala operasi bola basket, menjelaskan bahwa besaran dengan denda yang dijatuhkan kepada pemain berusia 23 tahun itu tidak serta merta ditetapkan begitu saja. Ada kaitannya dengan riwayat Edward menggunakan bahasa kasar selama wawancara media.

Ia baru-baru ini didenda sebesar AS$75.000 minggu lalu, karena mengkritik wasit di depan umum, sambil menggunakan bahasa yang tidak senonoh, menyusul kekalahan 113-110 dari Golden State Warriors. Sebelumnya, Edwards dijatuhi denda AS$25.000 pada tanggal 9 Desember 2024 karena menggunakan bahasa yang tidak senonoh selama wawancara media. Lantas dia juga menerima denda AS$35.000 pada tanggal 17 November 2024 karena melakukan gerakan yang tidak senonoh di lapangan.

Denda hari Minggu ini menjadikannya denda keempat dalam dua bulan terakhir dengan total lebih dari AS$200.000. Sehingga ini diibaratkan sebagai akhir tahun yang mahal bagi seorang Anthony Edwards. Sementara itu, Timberwolves kembali beraksi pada hari Minggu dalam pertandingan tandang melawan San Antonio Spurs. (tor)

Foto: nba.com

 

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern