Catatan Buruk Raptors, Kalah 54 Poin dari Celtics

| Penulis : 

Jayson Tatum memperoleh 23 poin dan 8 rebound pada Selasa malam (31/12), saat Boston Celtics menghancurkan Toronto Raptors, 125-71, untuk meraih kemenangan ke-10 berturut-turut. Raptors telah kalah dalam lima pertandingan tandang terakhir mereka dan belum pernah mengalahkan Boston sejak musim 2021-2022. Kekalahan tersebut memperpanjang catatan kekalahan Toronto menjadi 11 kali, sehingga membuat Raptors mencatat sejarah buruk. Kekalahan atas Celtics kali ini adalah kekalahan terbesar dalam sejarah Raptors.

Mengetahui Toronto Raptors mengalami 10 kekalahan beruntun dan tidak pernah menang di kandang lawan selama lebih dari sebulan, kepala pelatih Celtics Joe Mazzulla menekankan untuk berkonsentrasi pada tim sendiri. Akhirnya Celtics mengalahkan Raptors dengan selisih 54 poin, yang merupakan margin kemenangan terbesar di NBA musim ini. 

Payton Pritchard (5 dari 8 percobaan tripoin) masuk dari bangku cadangan untuk mencetak 19 poin bagi Celtics. Derrick White (16 poin), Jrue Holiday (14 poin), Jaylen Brown (12 poin), Sam Hauser (12 poin) dan Jordan Walsh (10 poin) juga mencetak angka dua digit untuk Boston, yang berhasil memasukkan 22 dari 43 percobaan tripoin (51,2 persen). Tidak ada pemain inti Boston yang bermain lebih dari 29 menit.

"Pada beberapa titik di musim ini, Anda selalu bolak-balik antara apa yang ingin Anda tekankan dan apa yang bisa Anda perbaiki sekarang," kata pelatih Celtics Joe Mazzulla. "Anda mengelompokkannya ke dalam kategori yang berbeda. Kami mampu melakukan keduanya. Kami mampu fokus pada Toronto, tetapi inilah yang harus benar-benar kami lakukan sekarang. Kami harus menekankan hal ini sekarang."

Margin kemenangan 54 poin merupakan margin kemenangan terbesar kedua dalam sejarah tim karena Celtics melakukan tembakan 74,4 persen dari lapangan pada babak kedua, memasukkan 14 tripoin dan mencetak 80 poin. Klub tersebut telah berjuang keras sepanjang bulan Desember dalam hal ofensif, terutama dari garis lemparan tiga angka. 

Celtics merespons pada hari Selasa dengan 22 tembakan tiga angka, yang merupakan total tertinggi ketiga mereka musim ini saat mereka memanfaatkan serangan gencar pada kuarter ketiga untuk mengubah permainan menjadi pertandingan yang menggelikan.

Scottie Barnes memimpin Toronto dengan 16 poin dan 13 rebound, tetapi hanya memasukkan 1 dari 8 tembakan 3 poin. Raptors menerima 9 poin dari Davion Mitchell, sementara Jakob Poeltl menyumbang 7 poin dan 13 rebound.

Toronto bermain tanpa RJ Barrett (sakit) dan Gradey Dick (otot paha belakang). Sementara, Kristaps Porzingis, pencetak skor No. 3 Boston (18,3 poin per pertandingan), absen pada pertandingan ketiga berturut-turut karena cedera pergelangan kaki. 

Boston Celtics kini meningkatkan keunggulan menjadi 2-0 melawan Toronto Raptors musim ini. (tor)

Foto: Danielle Parhizkaran - The Boston Globe

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern