Saatnya Berhenti Menertawakan Detroit Pistons

| Penulis : 

Detroit Pistons menjadi bulan-bulan pada musim lalu. Tapi mereka berubah 180 derajat pada musim ini. Pistons bangkit dan malah bisa berpeluang mencapai playoff. Pistons merepotkan tim-tim besar termasuk menggulung New York Knicks untuk kedua kalinya dalam musim ini.

Dalam pertandingan di Madison Garden Square, Pistons menghajar Knicks 124-119. Ini menjadi kemenangan kedua Pistons dari tiga pertemuan dengan Knicks. Mereka masih menyisakan satu gim lagi pada 11 April mendatang.

Pistons meraih dua kemenangan beruntun dari Knicks setelah kalah dalam 14 pertemuan. Sebelumnya Pistons tidak pernah menang dari Knicks sejak 2019.

Tim asuhan J. B. Bickerstaff itu juga memperoleh 21 kemenangan dari 40 gim. Mereka hampir mencapai rekor terbaiknya dalam lima tahun terakhir. Saat Piston terakhir kali lolos playoff pada 2019, mereka memiliki rekor kemenangan 50 persen dari 82 gim.

Capaian itu sangat drastis dari musim lalu. Dalam 40 gim pertama pada 2023-2024, Pistons hanya mencatat empat kemenangan. Kemudian pada 40 gim pertama 2024-2025, Pistons sudah mencapai 21 kemenangan.

Selain itu, Pistons hanya dua kali kalah dalam 12 gim terakhir. Kekalahan itu dari Denver Nuggets dan Golden State Warriors. Cade Cunningham dkk memberi kejutan dengan mengalahkan Timberwolves dan Knicks dalam 10 kemenangan itu.

Dalam dua musim sebelumnya, Pistons tidak pernah mencapai lebih dari 17 kemenangan dalam satu musim. Pistons hampir memecahkan rekor sebagai tim terburuk sepanjang masa dengan 28 kekalahan beruntun. Itu menjadi kekalahan terlama dalam satu musim. Jumlah kekalahan itu masih menyamai raihan Philadelphia 76ers pada 2014-2016.

Performa Pistons tidak lepas dari kontribusi Cunningham. Hari ini Cunningham memimpin Pistons dengan 36 poin dari 14/27 tembakan. Dalam waktu 32 menit, ia juga mencatat 4 tripoin dari 8 tembakan plus 4 rebound. Perolehan itu membuat Cunningham menuju All-Star pertama dalam kariernya.

Dalam klasemen sementara Wilayah Timur, Pistons masih bertahan di zona play-in. Pistons (21-19) bahkan lebih unggul dari Hawks (19-10) dan Bulls (18-21). Pistons berpeluang menyalip Heat (20-18) dan Bucks (20-17). (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern