Anthony Edwards Mengeluhkan Pemain Inti Timberwolves

| Penulis : 

Minnesota Timberwolves tidak seperti musim lalu. Kini mereka berkutat di papan tengah. Anthony Edwards tidak segan-segan mengungkapkan ketidakpuasan terhadap timnya tersebut.

Terutama setelah Timberwolves gagal mengalahkan Golden State Warriors 115-116 di Target Center, Minneapolis hari ini. Timberwolves berupaya mengejar 24 poin. Tapi mereka kehabisan waktu untuk memukul balik saat hanya terpaut satu poin.

Kekalahan tersebut menjadi yang kedua dari tiga gim terakhir Timberwolves. Mereka hanya menang sekali dari Warriors dalam empat pertemuan pada musim ini. Tiga kekalahan itu terjadi beruntun sejak Desember lalu.

Ant-Man (sapaan Anthony Edwards) kecewa dengan performa timnya hari ini. Terutama barisan tim inti yang tidak memberinya bantuan yang mumpuni. Sedangkan bangku cadangan Timberwolves memperoleh 49 poin.

“Untuk pemain inti tim ini, kami bermain buruk sekali,” kata Edwards dilansir melalui Basketnews. “Setiap pertandingan, kami bermain loyo. Pemain cadangan kami yang memberi energi.”

“Saya harus mengatakan bahwa im inti harus bermain dengan lebih energik seperti kami ingin bermain basket layaknya cara kami mencintai permainan ini,” ungkap pilihan teratas NBA Draft 2020 itu.

Edwards memimpin Timberwolves dengan 28 poin, 8 rebound, dan 2 asis. Jumlah poin yang sama diperoleh Donte DiVincenzo. Ia bahkan nyaris dobel-dobel dengan 28 poin, 9 asis, dan 6 rebound. Naz Reid pun menyumbang 15 poin dan 6 rebound.

Sedangkan Jaden McDaniels, yang masuk starting line, mencetak 14 poin, 4 rebound, dan 4 asis. Julius Randle dengan 17 poin dan 6 rebound. Disusul Rudy Gobert yang hanya 7 poin dan 10 rebound.

Edwards sendiri berupaya hingga waktu berakhir. Tripoinnya memangkas kedudukan menjadi hanya satu poin di sisa satu detik. Edwards menilai timnya harus lebih baik lagi dalam menyelesaikan pertandingan.

“Kami tahu kami harus lebih baik. Menurut saya yang paling penting adalah hasil akhir.Kami sudah berjuang. Kami tertinggal 10-32 di kuarter pertama. Anda mungkin mengira akan seperti New York (tambahan waktu). Tapi kami berupaya keras. Saya bangga dengan hal itu,” pungkasnya. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern