Dennis Schroder Menilai "Trade Deadline" Layaknya Perbudakan Modern

| Penulis : 

NBA sedang panas dalam beberapa hari terakhir. Hal-hal mengejutkan akan terjadi setidaknya dalam dua hari kedepan seiring batas bursa transfer pada Jumat (7/2) atau Sabtu waktu Indonesia. Dennis Schroder memiliki pendapat menarik soal hal tersebut.

Pemain Golden State Warriors itu menyebut sistem trade deadline atau batas bursa transfer itu seperti perbudakan modern. Penilaian Schroder didasari karena pemain bisa ditukar (trade) kapan saja tanpa persetujuan pemain yang bersangkutan. Hal itu berpotensi mempengaruhi karier dan masa depan keuangan mereka.

“Mungkin pertukaran selalu menyenangkan dari sisi media. Bagi saya, yang sudah masuk musim ke-12, bisnis adalah bisnis. Saya punya tim di Jerman. Saya tahu cara kerjanya. Pada akhirnya ini semua tentang bisnis,” kata Schroder melalui NBC Sports Bay Area.

Schroder menyoroti pertukaran Luka Doncic. Tidak ada yang mengira bahwa pemain sekelas Doncic dengan All-NBA lima kali, top skor liga musim lalu, dan pada musim yang sama membawa Dallas Mavericks ke Final NBA, bisa ditukar seperti itu.

Dengan pertukaran Doncic itu, Schroder menggaris bawahi tidak ada pemain yang benar-benar “aman”. Pemain bisa dikirim kemana saja sesuai dengan kehendak manajer umum dan tim. Tentunya para pengambil keputusan itu punya tujuan tertentu untuk melakukan trade. Bisa didasari karena uang atau kebutuhan tim.

“Mulai sekarang, saya melihat ini lebih gila dari sebelumnya. Dengan ditukarnya pemain seperti itu, maka tidak ada pemain yang aman. Bahkan Stephen Curry mungkin juga terlihat tidak aman. Ini bisnis yang kacau,” tegas MVP Piala Dunia FIBA 2023 itu.

Pertukaran memang tidak selalu baik. Semua keputusan bukan dari pemain. Kalau dapat tim yang salah, dengan staf pelatih dan rekan yang tidak tepat, itu berpengaruh besar terhadap karier pemain. Itu yang disoroti oleh Schroder. Ia berharap ada solusi atas hal tersebut.

“Ini seperti perbudakan modern. Setiap orang dapat memutuskan ke mana Anda akan pergi, bahkan jika Anda memiliki kontrak. Tentu saja kami mendapatkan banyak uang. Tapi pada akhirnya, mereka berkata, ‘Anda tidak akan bekerja besok karena Anda akan pergi kesana,” imbuhnya.

Schroder sendiri pun tidak aman. Ia tersedia dalam skema pertukaran Warriors saat ini. Dalam 12 tahun di NBA, Schroder sudah berkelana dalam delapan tim. Pada Desember 2024, Brooklyn Nets mengirim Schroder untuk De’Anthony Melton, Reece Beekman, dan tiga hal pilih ronde kedua. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern