Pemain Terberat Kedua di NBA Oliver Miller Tutup Usia

| Penulis : 

Oliver Miller meninggal dunia. Pemain yang dijuluki The Big O itu menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (12/3) menurut informasi yang diumumkan oleh National Retired Player Association. Raptors melakukan moment of silence sebelum melawan Sixers hari ini.

Miller meninggal dalam usia 54 tahun. Penyebab kematiannya tidak diungkapkan. Tetapi saat memberi penghormatan kepada anggota Final Four 1990 bulan lalu, University of Arkansas menyebutkan bahwa Miller berjuang melawan kanker.

Miller merupakan salah satu dari anggota tim Razorback pada 1998-1992. Ia membawa Arkansas mencapai Final Four dalam NCAA 1990. Kemudian Miller terpilih sebagai No. 22 NBA Draft 1992 oleh Phoenix Suns.

Karier Miller di NBA memang tidak lama. Ia hanya bermain selama sembilan musim di NBA. Miller memperkuat enam tim dalam waktu kurang dari satu dekade. Selain Suns, ada Pistons, Raptors, Mavericks, Kings, dan Timberwolves.

Suns menjadikan Miller sebagai pemain cadangan untuk Charles Barkley dan AC Green. Mereka berlaga di Final NBA 1993. Miller ditukar ke Pistons di musim keduanya. Kemudian mencapai periode tersukses sebagai pemain inti Raptors.

Miller bermain dalam 493 gim di NBA dengan rata-rata 7,4 poin, 5,9 rebound, dan 2,2 asis. Saat berseragam Raptors selama tiga tahun di tiga musim yang berbeda, Miller memiliki rata-rata 9,4 poin per gim. Musim terbaiknya pada 1995-1996 dengan 12,9 poin per gim.

Ia merupakan pemain terberat kedua dalam sejarah NBA. Miller tercatat memiliki bobot tubuh 375-380 pon atau setara dengan 170-172 kg. Itu sebabnya komunitas NBA memberinya julukan The Big O.

Dalam daftar pemain terberat itu, Miller hanya kalah dari Shaquille O’Neal. Kebetulan mereka satu angkatan dimana Shaq menjadi No. 1 NBA Draft 1992. Shaq tercatat memiliki berat 415 pon atau 188,2 kg saat menjadi pemain aktif NBA pada 1992-2011.

Miller menghabiskan periode 2000-2004 bermain di Polandia dan Cina. Kemudian liga lain di Amerika Serikat. Miller terakhir bermain di Premier Basketball League (PBL) dengan Lawton-Fort Sill Cavalry. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern