Suns Masih Susah Payah Mengejar Mavericks di Zona Play-in

| Penulis : 

Dallas Mavericks sedang mengalami masa-masa yang buruk. Tetapi setidaknya posisi mereka masih lebih baik dari Phoenix Suns. Mavericks memiliki persentase kemenangan 47,8 persen. Mereka sedikit lebih unggul dari Suns dengan 45,6 persen.

Persentase tersebut menentukan posisi mereka di klasemen. Dengan rentetan cedera pemain dari berbagai macam kekalahan, Mavericks masih bertahan di posisi 10 besar. Dengan rekor kemenangan 33-36, Mavericks berada di zona play-in.

Jika posisi tidak berubah, Mavericks bisa melawan Sacramento Kings di play-in tournament. Kemudian pemenangnya akan bertanding lagi melawan antara Clippers dan Timberwolves untuk menjadi unggulan kedelapan di playoff.

Sementara Suns masih berupaya keras di peringkat ke-11. Kevin Durant dan kawan-kawan memperoleh rekor 31-37. Mereka hanya lebih baik dari Blazers (29-39), Spurs (28-38), Pelicans (18-50), dan Jazz (15-23).

Peluang Suns untuk masuk ke zona play-in kembali terhambat. Mereka takluk dari Los Angeles Lakers 108-96 di Crypto.com Arena. Ini merupakan kekalahan ketiga Suns dalam empat gim terakhir. Sebelumnya Suns kalah dari Rockets dan Grizzlies.

Peluang Suns untuk memperebutkan tiket ke postseason masih terbuka. Tentunya dengan mengejar Mavericks terlebih dahulu. Di sisi lain, Mavericks menghadapi cobaan bertubi-tubi. Ada delapan pemain mereka yang masuk daftar cedera. Termasuk Anthony Davis, Kyrie Irving, hingga Dante Exum.

Jika Mavericks bisa bertahan di posisi 10 besar dengan pemain seadanya, itu merupakan suatu keajaiban. Sebaliknya, Suns tidak bisa memaksimalkan peluang jika tidak bisa masuk zona play-in.

Hal serupa pernah terjadi pada musim 2019-2020. Format play-in baru diperkenalkan. Tapi hanya untuk posisi kedelapan dan kesembilan. Sialnya, Suns musim itu di peringkat ke-10. Itu menjadi musim ke-10 beruntun Suns tidak lolos playoff.

Suns menyisakan 14 pertandingan dengan sembilan diantaranya merupakan gim kandang. Dari sisa pertandingan itu, Suns menghadapi tim-tim papan atas seperti Cavaliers, Thunder, dan Celtics dua kali. Pertandingan melawan Warriors, Knicks, Rockets, dan Timberwolves juga tidak bisa disepelekan. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern