Kia Center semarak dan emosional. Tidak hanya kemenangan Orlando Magic atas Los Angeles Lakers 118-106. Tetapi Magic juga resmi mengangkat Dwight Howard sebagai anggota kehormatan (Hall of Fame). Momen seremoni dilakukan menjelang pertandingan.

Jadwal tersebut juga dipilih karena Howards merupakan mantan pemain Lakers. Ia turut serta membantu Lakers memenangkan NBA 2020. Howard melalui masa keemasannya dengan dua tim tersebut, yang menjadi tim pertamanya di NBA.

Magic memilih Howard sebagai No. 1 NBA Draft 2004. Ia terpilih All-Star pada 2007-2014 dan memenangkan tiga Defensive Player of the Year (DPOY) pada 2009-2011. Jumlah terbanyak setelah Dikembe Mutombo, Ben Wallace, dan Rudy Gobert yang menjadi 4 kali DOPY.

Howard menjadi wajah dari Magic saat itu. Pemain yang dijuluki Superman itu membawa Magic mencapai playoff enam musim beruntun, termasuk Final NBA 2009. Kebersamaan itu berakhir pada 2012 saat Howard meminta pertukaran. Ia kecewa Magic tidak bisa menjadi juara. Keinginan Howard itu membuat penggemar Magic terluka.

Dalam wawancara dengan The Orlando Sentinel, Howard menyesal membuat para penggemar kecewa 13 tahun silam. Tidak lupa, Howard berpesan kepada Paolo Banchero, bintan muda Magic, agar tidak melakukan hal yang sama yakni membuat penggemar kecewa.

“Apresiasi sebesar-besarnya kepada semua penggemar Magic. Saya tahu, saya mengecewakan kalian dan dalam beberapa hal saya mengecewakan diri sendiri. Namun, itulah bagian dari kehidupan,” kata pemain 39 tahun itu.

“Setiap hari kita belajar, kita tumbuh. Terima kasih kepada teman-teman karena telah mendukung saya selama bertahun-tahun di sini. Paolo, jangan tinggalkan mereka, kawan. Jangan tinggalkan mereka.”

Banchero memiliki garis karier yang hampir serupa. Ia merupakan No. 1 NBA Draft 2022. Memenangkan Rookie of the Year 2024. Masuk All-Star pertama pada 2024. Banchero menjadi pemimpin Magic saat ini dengan rataan 25,4 poin per gim.

Howard berharap Banchero bisa membawa Magic memenangkan NBA di masa mendatang. Suatu hal yang hampir Howard lakukan andai Magic tidak kalah dari Lakers 4-1 di Final NBA 2009.

“Saya hanya berharap saat kami di sini, kami memiliki banyak kesempatan seperti itu. Jika Orlando memenangkan NBA, ya Tuhan. Itu akan menjadi kota yang paling menyenangkan dan mereka pantas mendapatkannya.” (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern