Nuggets Menunggu Jamal Murray di Playoff

| Penulis : 

Jamal Murray telah menepi lima pertandingan. Pemain asal Kanada itu mengalami cedera hamstring di kaki kanan. Denver Nuggets tidak akan memaksa Murray untuk kembali di musim reguler. Mereka berhadap Murray bisa fit saat playoff.

“Semoga saja dia bisa kembali saat playoff. Ini aneh. Statusnya day-to-day lalu kemudian bukan day-to-day. Cederanya Jamal ini kehilangan besar bagi kami. Jika Jamal tidak bisa bermain, kami butuh pemain lain untuk berkembang dan bermain dalam keadaan mendesak,” kata Michael Malone, pelatih Nuggets.

Murray terakhir bermain pada 26 Maret lalu saat menang atas Milwaukee Bucks 127-117. Dalam pertandingan itu, Murray bermain selama 37 menit dengan 17 poin, 6 asis, dan 4 rebound. Kemudian Murray mengalami peradangan.

Ternyata cedera Murray lebih serius dari perkiraan. Malone berharap Murray bisa kembali di ronde pertama saat Nuggets telah lolos ke playoff. Status Murray masih tertulis day-to-day dan belum ada kepastian. Jika langsung ke playoff, babak tersebut dimulai pada 20 April mendatang.

“Jamal cedera. Kami tidak mengambil tindakan hati-hati. Jelas dia cedera. Jadi ada perbedaan besar. Yang perlu diperhatikan adalah apakah seorang pemain bisa bermain dan mengambil tindakan cerdas. Kami tidak dalam situasi tersebut,” kata Michael Malone, pelatih Nuggets, tentang ketersediaan Murray di sisa musim reguler.

Murray merupakan top skor kedua Nuggets setelah Nikola Jokic, yang memiliki rataan tertinggi ketiga di liga dengan 30 ppg. Sedangkan Murray memiliki rata-rata 21,6 poin saat tampil dalam 65 pertandingan pada musim ini.

Nuggets masih waspada. Tanpa Murray, Nuggets kalah empat beruntun dalam lima pertandingan. Juara NBA 2023 itu memang menempati posisi keempat Wilayah Barat. Tapi dengan penasnya persaingan papan tengah, Nuggets bisa saja terperosok ke play-in.

“Ada enam tim (playoff) yang bersaing memperebutkan empat tempat terakhir. Jadi jika Jamal Murray tidak bermain, itu bukan tindakan hati-hati. Itu karena dia benar-benar tidak bisa bermain saat ini,” tegas Malone.

Nuggets (47-32) hanya berjarak satu kemenangan dari empat tim di bawahnya, yaitu Los Angeles Clippers, Golden State Warriors, Minnesota Timberwolves, dan Memphis Grizzlies, yang memiliki rekor 46-32.

Nikola Jokic dkk menyisakan pertandingan di pekan terakhir musim reguler. Setiap pertandingan itu menentukan posisi Nuggets dan hasil pertandingan lain juga saling mempengaruhi.

Nuggets akan berhadapan dengan Sacramento Kings, yang berjuang mengamankan play-in, pada besok lusa. Setelah itu bertemu dengan Grizzlies dan Rockets, yang memiliki nasib serupa. Ketiga lawan itu memiliki pertandingan penentuan di penghujung musim reguler. (rag)

Foto: Getty Images

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern