Pelatih San Antonio Gregg Popovich dalam kondisi baik di rumah setelah membutuhkan perawatan medis awal minggu ini menyusul insiden di sebuah restoran, menurut Shams Charania dari ESPN. Popovich dirawat di rumah sakit Selasa malam setelah pingsan di sebuah restoran San Antonio, beberapa bulan setelah menderita stroke ringan dan mengundurkan diri dari kepelatihan Spurs untuk fokus pada kesehatannya.

TMZ Sports, yang pertama kali melaporkan berita tersebut, memperoleh rekaman video yang menunjukkan Popovich dibawa dengan tandu dari restoran dan dimasukkan ke dalam ambulans. TMZ mengatakan petugas penyelamat dipanggil oleh seseorang yang melaporkan bahwa seseorang pingsan di restoran tersebut.

Popovich yang berusia 76 tahun, yang absen selama sebagian besar musim ini saat memulihkan diri dari apa yang disebut Spurs sebagai stroke ringan, berada di sebuah restoran di San Antonio pada Selasa malam ketika ia mulai merasa tidak enak badan, kata orang tersebut, yang berbicara kepada Associated Press dengan syarat anonim karena baik Popovich maupun tim tidak merilis rincian apa pun secara publik.

Menurut Shams Charania dari ESPN, Popovich sekarang sudah pulang, stabil, dan baik-baik saja. Popovich telah meninggalkan San Antonio Spurs untuk fokus pada kesehatannya, dengan asisten pelatih Mitch Johnson menjabat sebagai pelatih kepala sementara saat ia absen. Diumumkan pada bulan Februari bahwa Popovich tidak akan kembali untuk sisa musim.

Dianggap sebagai salah satu pelatih basket terhebat sepanjang masa, Popovich memimpin Spurs meraih lima gelar juara NBA dan membimbing Tim USA meraih medali emas di Olimpiade 2020 di Tokyo. Ia juga merupakan pelatih dengan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah NBA.

Popovich merupakan anggota Basketball Hall of Fame, telah membawa Spurs meraih lima gelar juara NBA dan membimbing USA Basketball meraih medali emas Olimpiade di Olimpiade Tokyo tahun 2021. Ia merupakan pemimpin kemenangan sepanjang masa dalam sejarah NBA dan satu dari hanya tiga pelatih yang memenangkan penghargaan pelatih terbaik NBA sebanyak tiga kali, selain Don Nelson dan Pat Riley.

Jabatannya di Spurs dimulai pada tahun 1988 saat ia bergabung dengan klub sebagai asisten pelatih. Ia meninggalkan klub pada tahun 1992 dan kembali pada tanggal 31 Mei 1994 sebagai wakil presiden eksekutif untuk operasi basket dan manajer umum.

Ia memecat Bob Hill dan mengangkat dirinya sendiri sebagai pelatih pada 10 Desember 1996, dan memegang jabatan itu sejak saat itu. (tor)

Jesse D. Garrabrant/NBAE via Getty

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern