Badai cedera kembali menerpa tim peringkat dua di Wilayah Timur, Boston Celtics. Setelah kehilangan Gordon Hayward di awal musim, kini mereka harus merelakan Kyrie Irving yang absen 4-5 bulan. Meski begitu, mereka mampu menjaga asa di pengujung musim reguler. Mereka mengalahkan Chicago Bulls 111-104 di TD Garden, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat malam, 6 Maret 2018 waktu setempat.

Jaylen Brown, pemuda 21 tahun, menjadi pencetak angka terbanyak di pertandingan kali ini. Brown mencetak 32 poin untuk membawa Celtics memenangkan pertandingan. Greg Monroe, senter-forwarda, menambahkan dengan tripel-dobel 19 poin, 11 rebound, dan 10 asis meski memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Jabari Bird, pemain pengganti lainnya, menyumbang 15 poin. Marcus Morris di barisan utama kemudian menyumbang 12 poin.

Di kubu lawan, Lauri Markannen mencetak 20 poin ketika Cameron Payne memberi 11 poin. Sean Kilpatrick lalu menjadi pencetak angka terbanyak Bulls dengan 24 poin. Jerian Grant melengkapi dengan 15 poin, 8 rebound, 5 steal.

Meski berhasil memenangkan pertandingan, Celtics sebenarnya mendapat tekanan di paruh waktu pertama. Apalagi senter veteran Al Horford dan rookie Jayson Tatum  tidak bermain hari ini. Kepala Pelatih Brad Stevens memutuskan untuk mengistriahatkan keduanya.

Dengan absennya pilar-pilar utama Celtics, Bulls pun memanfaatkan itu untuk mengimbangi skor tuan rumah 30-30 di kuarter pertama. Fred Hoiberg, kepala pelatih Bulls, kemudian memaksimalkan potensi pemainnya untuk unggul 58-55 di kuarter dua.

Di kuarter tiga, Celtics memperbaiki pertahanan mereka sehingga tim tamu kesulitan memasukkan bola. Aron Baynes, senter Celtics, misalnya, berhasil mencuri bola dan memblok tembakan dalam dua kali posesi. Mereka pun membalikkan keunggulan 60-64 di menit ke-10 lewat serangan-serangan cepat dari kesalahan lawan itu. Celtics memimpin 79-76 ketika peluit akhir kuarter tiga berbunyi.

Dengan skor tipis, Celtics tentu belum aman di kuarter empat. Stevens lantas melakukan rotasi pemain yang berpusat pada Monroe. Senter dengan tinggi 2,11 meter itu dapat menggantikan peran Horford dalam membagi bola dari jantung pertahan lawan. Ia mampu melihat pemain-pemain dengan spot kosong, baik yang berdiri di belakang garis tiga angka maupun merangsek masuk ke arah ring, untuk kemudian menciptakan poin dari sana. Celtics pun menang dengan permainan itu.

Dengan kemenangan tersebut, Celtics kini memegang rekor 54-25. Mereka tetap kukuh di peringkat dua Wilayah Timur, menyisakan tiga laga sebelum ke playoff. Selanjutnya, Celtics akan menjamu Atlanta Hawks lusa. Sementara itu, Bulls yang sudah pasti tidak lolos playoff mesti bertemu Brooklyn Nets besok.

Foto: Elisa Amendola/AP via Madison.com

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern