Andrew Bogut Pulang ke Australia untuk Membela Sidney Kings

| Penulis : 

Lama tidak terdengar, Andrew Bogut datang dengan kabar terbaru, Minggu malam, 22 April 2018 waktu setempat. Pemain berusia 33 tahun tersebut memutuskan untuk kembali ke negara asalnya, Australia, dan melanjutkan karir basketnya bersama salah satu tim National Basketball League (NBL), Sidney Kings.

Di awal musim ini, Bogut memutuskan bergabung dengan Los Angeles Lakers. Hanya bermain sebanyak 23 laga dan menjadi starter di lima laga, kontrak Bogut kemudian diputus Lakers.

Sebelum memutuskan bergabung dengan Kings, Bogut juga sempat diisukan akan bergabung dengan sesama tim NBL, Melbourne United. Akan tetapi, Kings akhirnya menjadi pelabuhan selanjutnya bagi pemain bertinggi 213 sentimeter tersebut.

Kedatangan Bogut disambut antusias oleh penggemar basket Australia. Alan Black, salah satu asisten pelatih tim nasional basket Australia juga menyampaikan antusiasmenya. “Setiap saat sosok seperti Bogut datang dan bermain di NBL, itu akan menjadi sesuatu yang sangat fantastis,” katanya seperti dilansir ABC.

“Kehadirannya pasti akan membawa pengaruh besar entah dari postur tubuhnya, cara bermainnya, hingga pengalamannya di NBA. Jika kalian bisa memulangkan pemain Australia yang sebelumnya bermain di NBA ataupun Eropa ke NBL, itu akan menjadi hal yang bagus bagi perkembangan basket Australia,” tutup Black.

Bogut memang benar-benar sosok yang dipuja di Australia. Berkarir selama 13 musim di NBA, namanya pertama kali mencuat setelah terpilih sebagai urutan pertama secara keseluruhan di NBA Draft 2005 lalu oleh Milwaukee Bucks. Tujuh musim bersama Bucks, ia kemudian bergabung dengan Golden State Warriors selama empat musim. Setelah itu, ia sempat berlabuh di Dallas Mavericks dan Cleveland Cavaliers sebelum akhirnya ke Lakers.

Masa-masa bersama Warriors bisa dibilang yang terbaik. Ia berhasil membantu tim meraih gelar juara pada musim 2014-2015 serta merengkuh rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim dengan 73 kemenangan semusim berselang. Sementara masa terburuknya mungkin terjadi saat membela Cavaliers. Baru turun 56 detik di lapangan, ia langsung terkena cedera patah kaki dan absen di sisa musim pada 2016-2017 lalu.

Cedera juga yang membuat karir Bogut tidak berkembang sebagaimana yang diharapkan. Tercatat dari 13 musimnya di NBA, hanya di musim pertamanya ia berhasil bermain penuh di 82 laga, sisanya tak lebih dari 78 laga. Secara total Bogut bermain di 694 laga NBA dengan rataan 9,8 poin, 8,7 rebound, 2,2 asis, dan 1, 6 blok per laga.

Selamat pulang kampung Bogut!

Foto: Sporting News, Twitter

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern