Golden State Warriors hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menjadi juara. Fakta ini menyusul setelah Stephen Curry dan kawan-kawan menang 110-102 atas Cleveland Cavaliers di gim ketiga final NBA 2018. Kedudukan sementara, Warriors unggul 3-0.

Bermain di rumah Cavaliers, performa terbaik ditunjukkan oleh Kevin Durant. Forwarda Warriors ini mengumpulkan total 43 poin, 17 rebound dan 7 asis. Tembakan tripoin Durant dari di sisa 49 detik laga kuarter terakhir membawa Warriors unggul 106-100. Durant menutupi performa yang tidak begitu cemerlang dari para pemain Warriors lainnya. Klay Thompson, Draymond Green, JaValee McGee dan Jordan Bell masing-masing mencetak 10 poin. Stephen Curry hanya memasukkan 11 angka.

Laga berjalan ketat sejak kuarter pertama. Cavaliers unggul 29-28 di kuarter pertama, dan menutup kuarter kedua dengan skor 58-52, Cavs unggul 6 angka.

Momentum Warriors kembali terjadi di kuarter ketiga. Warriors mencetak 31 poin sementara Cavs hanya 23 poin. Konsistensi Warriors terjaga hingga kuarter empat di mana Kevin Durant dan kawan-kawan mencetak 27 poin dan menahan Cavs di raihan 21 angka.

Gim ketiga final NBA juga ditaburi oleh rekor-rekor fantastis, baik dari pemain Cavaliers maupun Warriors. Di kubu Cavaliers, LeBron James tetap menjadi pengumpul angka terbanyak dengan 33 poin, 11 rebound dan 12 asis. Ini menjadi tripel-dobel ke-10 “Sang Raja” di final NBA. Total 30 poin atau lebih LeBron James di final NBA juga menjadi 20 kali atau terbanyak ketiga setelah pemain legendaris Jerry West (31 kali) dan Michael Jordan (23 kali).

Stephen Curry sendiri hanya memasukkan 3 dari 16 tembakannya, termasuk hanya 1 dari 10 percobaan tripoin. Catatan ini menjadi rekor akurasi terendah Curry selama playoff. Klay Thompson memasukkan 4 dari 11 percobaan tembakan.

Laga ketiga juga ditandai dengan kembalinya Andre Iguodala. Pemain bernomor punggung 9 ini absen sejak final Wilayah Barat saat Warriors berhadapan dengan Houston Rockets.

Cavaliers yang selalu mengandalkan LeBron James mendapat bantuan signifikan dari Rodney Hood. Hood bermain baik dengan mencetak 15 poin, hasil dari 7 tembakan tepat sasaran dari 11 kali percobaan.

Laga keempat akan kembali digelar di Cleveland, Sabtu, 9 Juni pukul 8.00 waktu Indonesia Barat. Dalam kondisi saat ini, sulit untuk meramal bahwa Cavaliers akan menjadi juara. Menang di laga keempat mungkin bisa terjadi. Namun menang di final –dengan kondisi tertinggal 0-3- tak pernah terjadi di dalam sejarah NBA.

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern