Oscar Robertson Lelang Cincin Juara NBA

| Penulis : 

Oscart Robetson, legenda NBA, menerima Lifetime Achievement Award pada akhir Juni 2018 lalu atas kesuksesannya di dalam maupun di luar lapangan. Apalagi selama ini ia memang telah melewati banyak tantangan yang dijawab dengan berbagai pernghargaan. Namun, tiga minggu setelah menerima penghargaan barunya itu, ia justru mengosongkan tempat dengan melelang penghargaan-penghargaan lamanya.

Robertson melelang penghargaan miliknya di Lelands.com 2018 Invitational Auctional pada Minggu, 15 Juli 2018 waktu setempat. Lelang akan berlangsung hingga 18 Agustus mendatang.

Dari berbagai koleksinya, Robertson di lelang kali ini menjual penghargaan-penghargaan lamanya, seperti; cincin juara Crispus Attuck High School yang ia dapat saat remaja di Indiana. Kala itu, Robertson berhasil membawa sekolahnya menjadi juara sebagai skuat dengan lima utama berkulit hitam pertama di Hoosier State. Robertson melelang cincin juara itu dengan harga pembuka AS$5000.

Selain cincin, Robertson juga menjual beberapa benda penting yang ia pakai kala duduk di bangku kuliah di University of Cincinnati. Ia memasukkan jersey bekas yang ia pakai saat kuliah, beberapa penghargaan National Player of the Year, dan piala perak yang diberikan Cincinnati Bearcats kepada Robertson sebagai pencetak lemparan bebas dengan persentase tertinggi pada 1959-1960.

Barang-barang di atas memang menarik, tetapi yang paling menarik perhatian para pembeli bukanlah barang dari masa remajanya. Para pembeli menyasar cincin juara NBA pertama dan satu-satunya yang Robertson dapat kala membela Milwaukee Bucks pada 1971.

Selain bersejarah, cincin itu juga memiliki kadar emas 10 karat dengan berlian yang menghiasi bagian muka. Robertson lantas melelang cincin dengan harga pembuka senilai AS$20 ribu. Hingga tulisan ini ditulis, tiga penawar menawar cincin hingga AS$26.620.

Selain tahun ini, Robertson sebenarnya pernah melelang barang-barang miliknya pada 2012. Kala itu, ia melelang penghargaan pemain terbaik NBA yang ia dapat pada 1964. Penghargaan itu pun laku senilai AS$177.632

Robertson mengatakan, ia melelang barang-barang berharga itu karena tidak membutuhkannya.

“Sejujurnya, saya tidak merasa perlu menyimpannya. Saya tidak pernah melihatnya lagi selama 40 tahun. Penghargaan itu disimpan di loteng,” ujar Robertson seperti dikutip Fox Sports empat tahun silam.

“Saya tahu apa yang saya lakukan di basket. Saya tidak membutuhkannya untuk mengingatkan saya. Jika ada kesempatan bagi orang lain untuk menikmatinya, saya kira itu baik-baik saja.”

Kala itu, Robetson menjual barang-barangnya karena masalah finansial. Padahal ia adalah pebisnis yang sukses. Namun, ia tidak memungkiri masalah keuangan menjadi faktor ia menjualnya. Katanya, semua orang mengalami masalahnya dan membutuhkan uang untuk menjalankan hidupnya.

Kendati begitu, pelelangan yang dilakukannya tahun ini belum ada alasan jelasnya.   

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern