Michael Beasley Merapat ke Los Angeles Lakers

| Penulis : 

Los Angeles Lakers belum ingin berhenti membangun skuat mereka untuk musim depan. Setelah memastikan megabintang NBA, LeBron James bergabung, tim yang diasuh oleh Luke Walton ini terus melengkapi skuat. Rajon Rondo, Lance Stephenson, dan JaVale McGee menjadi tiga nama yang menyusul setelah James pasti berbaju Lakers musim depan.

Terbaru, Jumat malam, 20 Juli 2018, waktu setempat, Lakers dikabarkan kembali mendapatkan satu pemain. ESPN mengabarkan Michael Beasley yang musim lalu membela New York Knicks bergabung dengan Lakers untuk satu tahun ke depan dengan nilai kontrak AS$3,5 juta. Beasley yang berposisi sebagai forwarda diproyeksikan menjadi senjata Lakers dari bangku cadangan.

Masuk ke NBA pada musim 2008 sebagai pilihan kedua secara keseluruhan di NBA Draft, karirnya tak berjalan selalu mulus. Dua hal utama yang membuat jalan karir Beasley tak berjalan mulus adalah cedera dan perilakunya. Di dua musim pertamanya bermain di NBA untuk Miami Heat, ia sering sekali melanggar aturan tim. Saat bermain untuk Phoenix Suns di musim 2012-2013, Beasley tersandung kepemilikan obat-obatan terlarang yang membuatnya diputus kontrak. Untuk cedera, Beasley beberapa kali bermasalah pada engkel dan lututnya saat membela Heat dan Knicks.

Musim terbaik Beasley di NBA terjadi saat ia membela Minnesota Timberwolves di musim 2010-2011. Bermain 73 laga, ia menorehkan rataan 19,2 poin, 5,6 rebound, dan 2,2 asis per laga. Angka poin dan asis tersebut merupakan yang tertinggi sepanjang karirnya. Kurun 2014-2016, pemain berusia 29 tahun ini juga sempat berlaga di Chinese Basketball Association (CBA) dengan dua tim yang berbeda. Tim pertama Beasley adalah Shanghai Sharks pada 2014. Ia bermain 37 laga dan menorehkan rataan 28,6 poin, 10,4 rebound, dan 5,2 asis per laga. Tim keduanya adalah Shandong Golden Stars yang ia bela sebanyak 40 laga. Dari jumlah tersebut rataan Beasley mencapai 31, 9 poin, 13,4 rebound, dan 3,8 asis per laga.

Musim lalu menjadi usaha Beasley untuk kembali mematri namanya di NBA.  Meski hanya turun 30 kali sebagai pemain utama (starter) dari 74 laga bersama Knicks, Beasley tampil konsisten dan nyaris taka da masalah baik di dalam ataupun luar lapangan. Ia mencatatkan 13, 2 poin dan 5,6 rebound per laga yang diyakini membuat Lakers tak ragu merekrutnya. Selain Lakers, Oklahoma City Thunder juga dikabarkan berniat mendatangkannya. Sayangnya, Lakers berhasil unggul dan tinggal menunggu waktu Beasley membubuhkan tanda tangannya di kertas kontrak.

Foto: NBA

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern