Angin kepindahan Kawhi Leonard masih berhembus kencang. Setelah kepindahannya ke Toronto Raptors, Leonard dikabarkan menolak melanjutkan kontraknya dengan Jordan. Alhasil, pebasket berjuluk The Klaw harus menjalani status bebas agen dan siap berpindah ke pihak sponsor lain. Kontrak mereka berakhir 30 September 2018. Ia pun kini jadi buruan panas merek-merek olahraga yang ingin menggandengnya sebagai duta.

Jordan sejatinya telah menyodorkan kontrak lanjutan pada Maret 2018 lalu. Kontrak itu senilai AS$ 22 juta dengan durasi empat tahun. Angka itu naik empat kali lipat sejak kontraknya dengan Jordan pada 2011. Atas keputusannya ini, The Klaw bergabung bersama pemain berstatus bebas agen lainnya seperti Joel Embiid dan Andrew Wiggins.

Ada berbagai aspek yang mendasari perceraian kedua belah pihak. Dari sisi pemain, ia merasa memiliki segala pencapaian yang dibutuhkan untuk memasarkan produk. Ia mantan MVP laga final NBA, peraih gelar Defensive Player of the Year, serta jadi pemain kunci San Antonio Spurs. Kawhi kerap diberitakan sebagai pemain berpengaruh dengan kemampuan individu mumpuni. Segala kemampuan yang ia miliki menurutnya layak mendapat bayaran mahal.

Namun, harapan itu bertepuk sebelah tangan. Jordan berencana tidak membuatkannya sepatu khusus seperti Russell Westbrook dan Charmelo Anthony. Selain itu, nilai kontraknya dianggap terlalu kecil. Sodoran Jordan lalu dibandingkan dengan nilai kontrak James Harden bernilai AS$ 200 juta dengan pelbagai bonus serta honorarium penjualan produk. 

 

Kawhi "The Klaw" Leonard saat menggunakan Air Jordan 32 pada musim 2017-2018.

Sementara bagi pihak sponsor, ada berbagai aspek yang membuatnya tidak memberikan kontrak besar yang diharapkan Kawhi. Pertimbangan pertama adalah soal penampilannya musim 2017-2018. Ia hanya tampil sembilan kali untuk Spurs akibat cedera. Kawhi juga kurang bonafide bagi ranah pemasaran produk di media sosial. Di platform Twitter, kicauan terakhirnya terjadi tiga tahun lalu. Itu pun kicauan keempat dari total empat kicauan. Bahkan ia tidak punya akun instagram di saat platform milik Facebook itu dianggap salah satu media promosi terbesar.

Jordan ingin menggunakan strategi pemasaran bertema historis untuk Kawhi. Namun, strategi itu menurut mereka akan efektif bila didukung keaktifan sang pemain di media sosial. Atas pertimbangan itu pula anak perusahaan Nike tersebut memutuskan tidak mengeluarkan sepatu khusus untuk The Klaw.

Layaknya perceraian dalam ranah rumah tangga, kegagalan mencapai kesepakatan bersama jadi alasan utama berakhirnya kerja sama ini. Meski demikian, kedua belah pihak tetap mencari solusi terbaik pasca “bercerai”. Kawhi Leonard sudah mendapat tawaran dari Under Armour, adidas, Puma, New Balance, AND1, Anta, Li-Ning, dan Peak. Namun, ia belum menelurkan pernyataan terkait status bebas agen, perceraian dengan Jordan, serta tawaran dari pihak-pihak sponsor itu.

Foto: Jordan, Soobum Im/USA Sports Today

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern