Tak Ada Lagi Timur lawan Barat di NBA All-Star 2018

| Penulis : 

Selasa sore (3/10/2017) waktu Amerika Serikat, NBA mengumumkan bahwa tak akan lagi menggunakan format Timur melawan Barat di NBA All-Star 2018 mendatang. Kesepakatan tersebut dicapai setelah pihak liga bertemu dengan Asosiasi Pemain. Mereka tak ingin lagi ada kubu Timur dan Barat di NBA All-Star Los Angeles, 18 Februari 2018 mendatang.

Proses pemilihan pemain All-Star akan tetap sama. Dari setiap konferensi akan dipilih 12 pemain yang layak tampil di All-Star. Persentase pemilihan tetap sama. Penggemar akan diberikan 50 persen suara, lalu pemain dapat 25 persen, sisanya ada di tangan media (25 persen). Pelatih terbaik dari masing-masing konferensi akan mendapat hak untuk melatih tim All-Star.

Tapi yang menjadi pembeda yaitu fase setelah 12 pemain All-Star dari masing-masing konferensi terpilih. Pertama yang akan ditentukan adalah posisi "Kapten". Istilah ini diambil untuk pemain yang mendapat suara terbanyak di masing-masing konferensi. Artinya, akan ada dua kapten yang akan memimpin di laga All-Star. Kemudian empat pemain peringkat teratas lainnya akan menjadi pemain inti (starter). Tapi yang menjadi menarik yaitu kapten bisa memilih rekannya, tidak peduli itu dari konferensi Timur atau Barat. Kemudian, pelatih dari masing-masing tim berhak memilih pemain cadangan dari tujuh pemain sisanya.

Menariknya, sistem baru ini memungkinkan pemain dalam satu konferensi bisa saling berhadapan. Format ini juga akan menambah sisi emosional. Sebab kapten harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti hubungan masa lalu, sekarang dan masa depan yang akan berpengaruh pada tim mereka sendiri.

Pemilik Hornets, Michael Jordan sebagai ketua perkumpulan pemilik klub NBA juga terlibat dalam perubahan format All-Star tersebut. Selain itu, rencana perubahan ini memang sudah direncanakan liga dengan Asosiasi pemain beberapa tahun terakhir. Sebagai langkah awal, musim lalu liga telah merubah sistem pemungutan suara.

"Saya senang dengan apa yang dilakukan pemain dan liga untuk memperbaiki All-Star Game, yang telah menjadi prioritas bagi kami semua. Kami melihat ke depan akan tampil lebih menghibur lagi di Los Angeles," ujar presiden Asosiasi Pemain NBA yang juga guard Houston Rockets, Chris Paul.



Bila berkaca dari musim lalu, LeBron James mendapatkan suara terbanyak di Timur dan Stephen Curry memimpin perolehan suara di Barat. Namun apakah mereka berdua akan memimpin perolehan suara tahun ini. Tentunya belum pasti, karena pemungutan suara baru akan dimulai pada hari Natal 2017 ini. Untuk pengumuman starter akan dilakukan 18 Januari 2018 dan pemain cadangan diumumkan 23 Januari 2018. Namun ada satu hal yang pasti, yaitu Steve Kerr (Golden State Warriors) dan Brad Stevens (Boston Celtics) tak akan menjadi pelatih karena mereka sudah memimpin tim di NBA All-Star 2017 lalu.

Foto: nba.com

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern