Korea Selatan menutup babak penyisihan Grup A basket putra dengan sempurna. Pada laga terakhir babak penyisihan yang berlangsung di Hall Basket GBK, 22 Agustus, Korea mengalahkan Thailand 117-77.

Masih mengandalkan Ricardo Preston Ratliffe sebagai senter, Korea dominan. Ratliffe mencetak 21 poin dan 6 rebound, Junbeom Jeon dan Sangjae Kang masing-masing 20 poin, Ung Heo 13 poin, dan Junghyun Lee 10 poin. Akurasi tembakan Korea tajam di angka 56 persen.

Meski memiliki Ratliffe yang beroperasi di bawah keranjang, Korea tetap mengandalkan tembakan-tembakan jarak jauh. Dengan tanpa mengganti pemain selama kuarter pertama, Korea langsung unggul 26-16.

Thailand mampu menambah 20 poin di kuarter kedua. Pemain lincah Chitchai Ananti mampu menambah enam poin selama kuarter kedua dan begitu pula Patiphan Klahan. Namun saat bertahan, Thailand kewalahan menghadapi gempuran Korea dari dalam maupun luar. Di kuarter kedua, Korea memasukkan 4 dari 5 percobaan tripoin. Ung Heo memasukkan 3 di antaranya, mulus hanya dari 3 kali percobaan.

Bermain penuh selama dua kuarter pertama, Ratliffe tak lagi diturunkan di dua kuarter sisa. Thailand sudah tak mampu mengejar ketertinggalan. Selisih keunggulan Korea terus melebar hingga mencapai jumlah maksimal di akhir laga.

“Di babak penyisihan ini kami rasa belum menemukan perlawanan yang berarti. Kami menghadapi Indonesia, Mongolia dan Thailand,” ujar Ratliffe selepas pertandingan. “Namun di babak perempat final, tantangan sebenarnya akan datang. Siapapun lawan kami, entah Cina atau Filipina, keduanya memiliki pemain NBA. Para pemain lokal mereka juga lebih berkualitas.”

Berada di Grup A, Korea keluar sebagai juara grup setelah menang melawan tiga tim lainnya. Indonesia yang berada di grup yang sama berpeluang membuat sejarah menemani Korea ke perempat final bila mampu mengalahkan Mongolia.(*)

Foto: Bobby Arifin/Inasgoc

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern