Situs jual beli Grailed bekerja sama dengan organisasi The Kickback menyelenggarakan acara amal dengan menjual 25 sepatu dari atlet dua NBA dan tiga atlet NFL. Sebagian adalah sepatu yang pernah dipakai bertanding serta sebagian lainnya adalah koleksi pribadi sang atlet. Seluruh hasil penjualan ini akan diberikan pada anak-anak berkondisi dibawah garis kemiskinan di kota kelahiran masing-masing atlet.

The Kickback adalah organisasi yang didirikan seorang fotografer olahraga dan gaya hidup asal Toronto bernama Jamal Burger. Organisasi ini jadi wadahnya untuk menyalurkan hasrat filantropinya. Selain itu, Burger juga kerap mengadakan acara-acara kreatif dibawah naungan The Kickback. Tema-tema yang diusung meliputi seni kontemporer, pengembangan edukasi serta penyediaan hiburan murah yang semuanya berangkat dari ketertarkannya terhadap kultur sneaker.

Kyle Lowry dengan sepatu-sepatu yang ia donasikan.

Atlet-atlet yang ditunjuk dalam acara amal ini dianggap berlabel sebagai filantropis. Sebut saja Kyle Lowry. Ia dibantu istrinya mendirikan Lowry Love Foundation pada 2013. Organisasi ini ia dirikan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan serta berada dibawah garis kemiskinan untuk area Philadelphia dan Toronto. “Sebagian dari mereka butuh makanan, sebagian lain butuh baju, sebagian lainnya hanya butuh dukungan. Karena merekalah kami ada,” ujar Ayahna Cornish-Lowry, istri Kyle Lowry di situs Lowry Love Foundation.

Begitupun Emmanuel Mudiay. Pada 2017, ia pulang ke Republik Demokratik Kongo pertama kali setelah 16 tahun untuk menjalankan kegiatan amal dibawah naungan The Mudiay Foundation. Mundiay membawa seperangkat media pembelajaran matematika dan ilmu pengetahuan sains. Mundiay juga bertolak ke Johannesburg, Afrika Selatan, untuk menghelat laga amal dibawah naungan NBA Afrika. Ia berkontribusi terhadap perkembangan fundamental tim basket U18 di Kongo, membangun rumah layak huni, hingga ikut dalam kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Emmanuel Mudiay berpose untuk Grailed x The Kickback.

Pemain Denver Nuggets itu belum lama ini mendirikan sebuah sekolah basket di Albany, New York. Sekolah basketnya menggabungkan ilmu sains, teknologi, teknik permesinan, serta matematika dengan fundamental basket bagi anak-anak. Sekolah ini dinamai The Gifted Athletes Skill Academy

Dengan rekam jejak filantropi semacam itu, mendonasi sebagian koleksi sepatu bisa jadi hal yang mudah bagi Mundiay dan Lowry. Grailed dan The Kickback sudah menyiapkan sistem yang tepat untuk proses pelelangan sepatu mereka. Kyle Lowry mendonasikan enam buah sepatu adidas yang sudah ia bubuhi tandatangan, empat diantaranya pernah ia gunakan bertanding. Sedangkan Mudiay berdonasi lima buah Under Armour dimana satunya pernah ia gunakan bertanding.

Sedangkan dari ranah NFL, Grailed mengajak beberapa pemain yang punya rekam jejak serupa. Diantaranya adalah Victor Cruz (New York Giants), Todd Gurley (Los Angeles Rams), dan Jaelen Strong yang kini berstatus bebas agen.

Foto: Jamal Burger

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern