Golden State Warriors mengalahkan San Antonio Spurs, 112-92, Kamis malam waktu Amerika Serikat. Mereka meraih dua kemenangan berturut-turut dari lima laga terakhirnya. Di sisi lain, Spurs menelan kekalahan beruntun empat kali.

Kegagalan Spurs meraih kemenangan juga berpengaruh pada tertundanya catatan rekor kepala pelatihnya, Gregg Popovich. Sebab Gregg hanya membutuhkan satu kemenangan untuk mengalahkan rekor Phil Jackson. Gregg kini mengantongi 1.554 kemenangan dalam karir kepelatihannya.

Spurs memulai laga dengan baik, mereka sepertinya ingin memberi kado istimewa untuk Gregg. Ternyata bukan kemenangan yang didapat, justru Gregg diusir keluar lapangan. Di kuarter keempat, kepala pelatih sekaligus legenda Spurs ini diusir lantaran mengeluarkan kata-kata buruk kepada wasit. Sepertinya, Gregg tampak frustasi dengan penampilan timnya di paruh kedua.

Tapi yang paling menarik adalah momen dimana Klay Thompson membuat kejutan dengan melakukan tembakan heroik di depan LaMarcus Aldridge. Ini membuat Warriors unggul 96-82 di pertengahan kuarter keempat. Thompson mencetak 27 poin, termasuk memasukkan lima dari delapan percobaan tembakan tiga angka. Thompson sudah menembak 50 persen musim ini. Rata-rata ia mengumpulkan 22,2 poin per pertandingan dalam lima laga terakhir.

"Dia (Thompson) menunjukkan semangat luar biasa yang belum pernah saya lihat sebelumnya," kata Stephen Curry. "Dia menatapku di bangku cadangan setelah itu berteriak. Wajahnya terlihat gila, tapi menyenangkan saat bisa menyaksikan Thompson bermain seperti itu.

Warriors bisa unggul karena kedalaman tim dan bakat-bakat basket terbaik. Mereka punya empat pemain terbaik dalam hal offense, yaitu Klay Thompson, Kevin Durant (24 poin), Curry (21 poin) dan Draymond Green (16 poin). Tapi yang paling menonjol adalah Durant. Meski gagal memasukkan delapan tembakan pertamanya, dia akhirnya berhasil mencetak sembilan dari 10 percobaan berikutnya. Durant menambahkan delapan rebound, lima asis dan tiga blok.

Sebelum pindah ke Warriors pada tahun 2016 lalu, Durant tidak pernah mencetak blok lebih dari 1,2 blok per pertandingan. Rataan tersebut meningkat ketika Durant ada di Warriors. Tahun lalu (2016) Durant menghasilkan 1,6 blok per laga.Tahun ini, ia mencetak 2,38 blok per laga. Tampaknya Durant kini juga menjelma jadi defender yang handal.



Di pertandingan lain, Portland Trail Blazers mengalahkan Los Angeles lakers, 113-110. Damian Lillard yang menjadi pahlawan kemenangan bagi Blazers.

Damian Lillard tidak perlu memberikan isyarat pergelangan tangan saat dia membawa bola di tujuh detik tersisa. Sebab semua pemain Blazers tahu bahwa itu adalah waktu bagi Lillard menunjukkan kemampuannya. Ternyata benar, Lillard berhasil mencetak tembakan tiga angka yang membawa timnya unggul tiga poin atas Lakers. Menariknya, tembakan tersebut merupakan satu tembakan yang masuk dari lima percobaan tembakan yang dilakukan Lillard malam itu.

"Saya merasa baik dan bola seperti mendatangi saya sepanjang malam," kata Lillard.

Lillard selesai dengan 32 poin. Lalu Jusuf Nurkic menambahkan 28 poin. Blazers bisa memotong rekor dua kali kalah berkat kemenangan atas Lakers malam itu.

Foto: nba.com

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern