Tahun ini Reebok berencana merilis ulang sepatu-sepatu klasik mereka era 1990-an. Salah satunya Aztrek. Demi meraih atensi luas, perusahaan asal Inggris itu membuat beberapa kampanye menarik. Salah satunya adalah film pendek tentang kunjungan artis muda Jay Versace ke rumah mewah Shaquille O’Neal di Orlando, Amerika Serikat.

Di rumah mewah seharga AS$ 28 Juta itu, Versace berbincang banyak dengan Shaq, sapaan Shaquille O’Neal, mengenai perbandingan tren berbusana dewasa ini dengan yang populer di eranya muda. “Saya merindukan celana kedodoran,” ujar Shaq.

Shaq bisa jadi pebasket berlabel Pemain Besar paling dikenal di eranya. Namanya mulai ramai diperbincangkan pasca merobohkan ring basket –papan pantulnya pun pecah berkeping-keping– ketika melakukan Slam Dunk. Hal ini ia lakukan pada tahun 1992, saat timnya bertandang ke Kota New Jersey. Hal itu berakibat pada pertandingan yang ditunda hingga nyaris satu babak sembari menunggu proses penggantian ring berstandar NBA yang baru.

Kejadian itu nyatanya membekas di benak Shaq. Di video itu, ia menunjukkan sebuah vas berisi pecahan kaca bekas papan pantul yang ia hancurkan tersebut. “Ini sisa-sisa dari apa yang terjadi di New Jersey. Kamu boleh mengambilnya sekeping,” pungkasnya pada Versace.

Sejak kejadian ring pecah itu, Shaq mulai diperhitungkan sebagai pemain berbakat. Ia dianggap punya kekuatan badan atas yang mumpuni. Hal itu jadi modal utama dalam merengkuh gelar-gelar prestisius: empat kali juara NBA dan satu penghargaan pemain terbaik yang mengantarkannya masuk jajaran legenda basket di Naismith Basketball Hall of Fame. Raihan tersebut dilengkapi dengan kerja sama seumur hidup dengan Reebok, satu-satunya sponsor yang menaunginya sepanjang berkarir di NBA.

Rekaman momen Shaq merobohkan ring basket hingga memecahkan papan pantul.

Tidak hanya sebagai bintang iklan, Shaq nyatanya juga turut andil dalam desain produk Reebok Shaq pada 1992. Ia memiliki ruangan yang dinamai “Accolade Room”. Di ruangan itulah mantan bintang Lakers itu menyimpan pernak-pernik semasa ia bermain. Benda-benda itu antara lain sepatu, kaos, hingga jaket. Sebagian diantaranya merupakan hasil kreasinya sendiri. Tentu baju-baju itu menonjolkan unsur klasik yang sohor tahun 1990-an.

Terkait video itu, Versace mengungkapkan rasa bahagianya pada lama Vibe. “Gayanya berpakaian inspiratif, sangat orisinal, dan jarang melihat gaya seperti itu belakangan,” tuturnya. Paman Shaq, lanjut Versace, punya insting memilih pakaian yang akan terlihat bagus dengan posturnya. Remaja yang terkenal melalui platform Vine itu juga mengagumi kesetiaan Shaq pada Reebok.

Reebok Aztrek, sepatu lari luar ruang dari Reebok akan dirilis global dalam waktu dekat. Harga retail yang direkomendasikan sebesar AS$ 90. Harga itu tergolong terjangkau dengan sepatu berkonsep sama besutan Nike, adidas, hingga Puma. Edisi rilis ulang Aztrek juga dilengkapi sepaket baju latihan yang terdiri atas jaket, kaos, dan celana.

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern