Berbicara tentang siapa yang terbaik (Greatest of All Time / G.O.A.T) adalah perkara sulit nan subyektif. Bagi penggila NBA, bahasan ini akan semakin sulit menemui titik terang ketika membahas tentang Michael Jordan dan LeBron James. Baru-baru ini, Jordan membuka pembicaraan tentang siapa yang terbaik sepanjang masa di jejaring televisi NBC. Video berdurasi satu menit itu bahkan hingga mengundang komentar dari LeBron.

Video singkat ini diproduksi dengan nuansa dramatisasi yang kental. Layar hitam putih, fokus kamera ke paras Jordan, serta suara latar yang dibuat demi memenuhi hal tersebut. Kalimat yang dilontarkan legenda Bulls itu jadi kunci demi mendapatkan momen drama yang ditampilkan.

Inilah narasi legenda Bulls itu setelah disadur ke Bahasa indonesia:

“Banyak pembicaraan muncul dewasa ini tentang siapa yang terbaik sepanjang. Tentang siapa yang memiliki gelar terbanyak, bakat murni, dan momen paling besar. Saya mengerti. Ini panggilan yang sulit. Maksudku, bahkan nomor punggungnya pun sama. Mungkin, cara terbaik untuk menyelesaikan debat ini adalah dengan menandingkannya. Satu lawan satu.”

Cuitan LeBron James menanggapi video tersebut.

Meski begitu, video ini nyatanya bukan tentang siapa yang layak menyandang gelar terbaik sepanjang masa di NBA. Di penghujung video, muncul cuplikan pertandingan NFL (Liga Sepak Bola Amerika) yang menandakan bahwa ini adalah iklan untuk liga tersebut. Pertandingan New England Patriots melawan Green Bay Packers pada hari minggu malam waktu setempat juga dianggap sebagai pertandingan demi mencari tim terbaik sepanjang masa, namun di ranah NFL.

Video yang dibintangi Jordan ini memang lelucon, bahasan tentang siapa yang terbaik di jagat NBA terbukti penuh perdebatan. Sebagian menganggap Jordan lebih baik karena punya gelar lebih banyak dan kemampuan mumpuni. Sebagian lain menganggap LeBron lebih baik karena dominasinya hampir sepanjang berkarir di NBA. Ia bahkan jadi pemain kunci Cavs saat merengkuh gelar juara musim 2015-16 lalu.

Foto: NBC

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern