Brachon Griffin, Pendongkrak Performa Prawira

| Penulis : 

Di akhir IBL 2018-2019 Seri 3 Bali, Prawira Bandung tampil dengan pemain asing baru. Brachon Griffin mengisi roster Prawira menggantikan Jamal Ray. Griffin diharapkan mampu mengembalikan permainan cepat yang ditunjukkan Prawira pada Turnamen Pra-Musim di Solo, Oktober lalu.

Brachon Griffin bukan pemain baru di IBL. Ia sudah pernah tampil di musim 2017-2018 bersama NSH Jakarta. Salah satu momen tak terlupakan Griffin terjadi di Seri 8 Malang, 24 Februari 2018. Saat itu, NSH mengalahkan Satria Muda dengan skor 79-73 di GOR Bimasakti. Griffin mencetak 50 poin, 7 rebound, dan 2 asis.

Dalam 17 laga bersama NSH, Griffin mencetak 25,7 PPG, 6,2 RPG, dan 3,6 APG. Ia mencetak akurasi 42,6 persen dengan tripoin 31,3 persen. Sayangnya performa tersebut belum bisa membawa NSH ke playoff.

Garda berusia 26 tahun tersebut sempat bermain untuk Leones de Riobamba (Ecuador) di tahun 2018. Dalam lima pertandingan, Griffin menghasilkan 14,2 PPG, 4,4 RPG, dan 2,6 APG. Setelah itu, Griffin kembali tampil di IBL bersama Prawira.

Kepala Pelatih Andre Yuwadi mengaku bahwa ia mendatangkan Griffin untuk mengembalikan permainan Prawira seperti Turnamen Pra-Musim lalu. Sebab ada strategi yang tidak berjalan baik bila memakai jasa Jamal Ray.

"Yang hilang dari Prawira adalah permainan cepat yang konsisten. Selain itu, team defense yang tidak berjalan baik," kata Andre.

Griffin pertama kali tampil bersama Prawira menghadapi Satria Muda Pertamina Jakarta, 16 Desember 2018. Tampil selama 32 menit, Griffin mencetak 20 poin, 4 rebound, 4 asis, 1 steal, dan 1 blok. Prawira kalah 64-83 dari Satria Muda. Andre Yuwadi menilai, masuknya Griffin membawa perubahan.

"Ada perubahan tapi belum signifikan. Dia (Griffin) baru datang Jumat pagi, kemudian bermain Sabtu malam. Kondisinya masih jet-lag. Griffin juga belum tahu detail sistem dan individu para pemain Prawira. Hanya saja, saya sengaja memaikan dia di pertandingan melawan Satria Muda untuk merasakan kembali suasana IBL dengan tim barunya," jelas Andre.

Prawira baru menang dua kali dari tujuh laga. Mereka ada di peringkat keempat klasemen sementara Divisi Merah. Artinya mereka masih punya sisa 11 pertandingan untuk mengamankan posisi playoff.

"Saya berencana mengulang kembali detail-detail dan akan saya break down kembali sistem pemain seperti yang saya harapkan. Terutama sekarang sudah ada Griffin yang bergabung. Kami harus bisa menutupi kekurangan yang sudah terjadi selama tiga seri sebelumnya," tutup Andre Yuwadi.

IBL 2018-2019 berlanjut di Solo. Seri 4 Solo akan berlangsung di Sritex Arena pada 10 hingga 14 Januari 2019. (*)

Foto: Hariyanto

Populer

Brad Stevens Beberkan Rencana Celtics untuk Jayson Tatum dan Jaylen Brown
Permintaan Nikola Jokic untuk Denver Nuggets di Musim Mendatang
Kaus Jalen Williams Mendatangkan Denda Rp410 Juta
Kapan MVP NBA 2024-2025 Diumumkan?
Kristaps Porzingis Mengalami Post-Viral Syndrome Saat Playoff NBA 2025
Penjelasan Kombinasi Kode dan Nomor di Sepatu New Balance
Mencoba Menyibak Cara dan Sistem Pengaturan Skor di Basket Indonesia
Cara Mengetahui Ukuran Sepatu Berdasarkan Lebar Telapak Kaki
Mainbasket 3x3: Mengenal Dasar-dasar Strategi Deep V Pass & Cut – Screen & Cut
New Balance x Stone Island Hadirkan Sepatu Marathon Modern